Ustad Awaluddin: Tiga Amalan Utama untuk Meraih Lailatul Qadar di 10 Malam Terakhir
MEDAN Lailatul Qadar, malam yang lebih baik dari seribu bulan, menjadi momen paling dinanti umat Islam di 10 malam terakhir Ramadan. Mal
AGAMA
Bitvonline.com-Dalam analisisnya, pakar dari Council on Foreign Relations (CFR), Joshua Kurlantzick, mencermati potensi dampak yang mungkin terjadi terhadap demokrasi Indonesia jika Prabowo Subianto terpilih sebagai presiden.
Dengan penekanan pada hubungan dekat Prabowo dengan angkatan bersenjata dan citra masa lalu sebagai pemimpin otoriter, Kurlantzick menggambarkan potensi kepemimpinan Prabowo yang otoriter dan menghancurkan demokrasi.
Kurlantzick juga menyoroti kontroversi masa lalu Prabowo, termasuk tuduhan terkait penculikan aktivis pada 1998 dan keterlibatannya dalam pembantaian di Timor Leste pada 1983.
Dengan merujuk pada pernyataan mantan Duta Besar AS untuk Indonesia, Robert Gelbard, yang menyebut Prabowo sebagai pelanggar hak asasi manusia terbesar di kalangan militer Indonesia,
analisis ini mempertimbangkan dampak negatif potensial pada hubungan internasional, khususnya dengan AS dan China.
Pentingnya catatan terhadap kampanye Prabowo sebelumnya yang mencitrakan diri sebagai seorang populis dan menfitnah kelompok minoritas juga menjadi sorotan. Kurlantzick menggambarkan perubahan citra Prabowo dalam Pilpres 2024,
di mana ia mencoba membangun citra sebagai seorang pemimpin yang lembut dan lucu.
Dalam konteks politik internal, Kurlantzick mengingat upaya Prabowo untuk menghilangkan pemilihan kepala daerah (pilkada) langsung di Indonesia pada tahun 2014. Langkah ini, meskipun tidak berhasil saat itu, memberikan gambaran terhadap potensi arah politik yang diinginkan oleh Prabowo.
Penting untuk dicatat bahwa artikel ini menunjukkan kritik dan prediksi dari sudut pandang tertentu, dan pandangan tersebut dapat menciptakan perspektif yang kontroversial terkait kepemimpinan Prabowo Subianto. Dengan hasil pemilu yang menunjukkan keunggulan Prabowo, analisis ini memunculkan pertanyaan mendalam tentang arah demokrasi Indonesia dalam masa yang akan datang.
(KRISNA)
MEDAN Lailatul Qadar, malam yang lebih baik dari seribu bulan, menjadi momen paling dinanti umat Islam di 10 malam terakhir Ramadan. Mal
AGAMA
LEMBAR, NTB Upaya penyelundupan rokok ilegal tanpa pita cukai digagalkan jajaran TNI Angkatan Laut melalui Pangkalan TNI AL (Lanal) Mata
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Gugatan yang dilayangkan Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) terhadap PT Toba Pulp Lestari (TPL) terkait dugaan penyebab bencana ba
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan lima orang sebagai tersangka dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Rejang Lebong,
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Pemerintah resmi melarang anakanak di bawah usia 16 tahun menggunakan media sosial. Kebijakan ini mendapat dukungan dari para psi
KESEHATAN
JAKARTA Senator Amerika Serikat Lindsey Graham mendorong Arab Saudi untuk ikut bergabung dengan serangan AS dan Israel terhadap Iran. Pe
INTERNASIONAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto memimpin peringatan Nuzulul Qur&039an tingkat nasional tahun 1447 H/2026 M di Istana Negara, Komplek
PEMERINTAHAN
BATU BARA, 10 Maret 2026 Persoalan pintu air irigasi di Desa Sei Mataram, Kecamatan Nibung Hangus, Kabupaten Batu Bara yang sempat viral
PEMERINTAHAN
MEDAN Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) RI, Afriansyah Noor, melakukan kunjungan ke Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Ut
PEMERINTAHAN
JAKARTA Menjelang musim mudik Lebaran 1447 H/2026 M, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurt
NASIONAL