Mentan Amran Usulkan Menu MBG Sajikan Telur dan Ayam Tiga Kali Seminggu
JAKARTA Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman meminta Badan Gizi Nasional (BGN) menyesuaikan pola menu pada program Makan Bergizi
PERTANIAN AGRIBISNIS
BITVONLINE.COM -Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 33,4 triliun untuk mendukung program prioritas pada Tahun 2025. Salah satu fokus utama dari anggaran tersebut adalah peningkatan tunjangan bagi guru serta pelatihan yang bertujuan untuk meningkatkan kompetensi dan profesionalisme tenaga pendidik.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, dalam Acara Taklimat Media Akhir Tahun 2024 di Gedung A Kompleks Kemendikdasmen, Jakarta Pusat, Selasa (31/12), mengungkapkan bahwa peningkatan tunjangan ini mencakup tunjangan profesi, insentif, serta tunjangan khusus bagi guru baik ASN maupun non-ASN di seluruh Indonesia.
“Pemberian tunjangan guru ASN Daerah, termasuk tunjangan profesi untuk 1.522.727 guru, dana tambahan penghasilan untuk 332.170 guru, serta tunjangan khusus untuk 62.536 guru,” kata Mu’ti. Selain itu, untuk guru non-ASN, akan diberikan tunjangan profesi kepada 392.802 guru, insentif untuk 57.000 guru, serta tunjangan khusus bagi 28.892 guru.
Selain tunjangan, Mu’ti menekankan pentingnya pelatihan untuk meningkatkan kompetensi guru, terutama yang akan mengikuti sertifikasi profesi. Salah satu pelatihan yang akan diberikan adalah bimbingan konseling untuk para guru. Program pelatihan ini dimulai pada November 2024 dan diharapkan dapat mengurangi angka kekerasan di lingkungan sekolah.
“Kami sudah mulai melakukan pelatihan bimbingan konseling untuk para guru. Pelatihan ini kami tambah dengan muatan bimbingan konseling dan pendidikan nilai dalam program Pendidikan Profesi Guru [PPG],” ujar Mu’ti, yang juga merupakan Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah periode 2022-2027.
Sebagai bagian dari upaya memperkuat pendidikan karakter, Kemendikdasmen juga telah menerbitkan kebijakan bersama badan penyelenggara negara untuk membuat laporan kinerja guru. Kebijakan ini bertujuan untuk memastikan bahwa proses pembelajaran di sekolah tidak hanya fokus pada pencapaian akademik, tetapi juga pada pengembangan karakter dan integritas para siswa.
Mu’ti menambahkan bahwa dengan dukungan anggaran yang cukup besar ini, diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia serta memberikan perhatian lebih kepada kesejahteraan guru, yang merupakan ujung tombak dalam menciptakan generasi penerus bangsa yang berkualitas.
(N/014)
JAKARTA Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman meminta Badan Gizi Nasional (BGN) menyesuaikan pola menu pada program Makan Bergizi
PERTANIAN AGRIBISNIS
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) kembali menetapkan satu tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gra
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas merespons sorotan publik terkait anggaran Rp10 miliar untuk rehabilitasi Gedung Satreskri
PEMERINTAHAN
JAKARTA Banyak pengguna smartphone Android mengeluhkan baterai yang cepat habis dan performa perangkat yang semakin lambat setelah digun
SAINS DAN TEKNOLOGI
JAKARTA Pemerintah bersama perbankan kembali menghadirkan akses pembiayaan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui p
EKONOMI
JAKARTA Dalam ajaran Islam, kehidupan manusia tidak berhenti setelah terjadinya kiamat. Setelah seluruh alam semesta hancur, terdapat se
AGAMA
JAKARTA Tim kuasa hukum Tifauzia Tyassuma atau dr Tifa dan Roy Suryo Notodiprojo yang tergabung dalam Tim Advokasi Anti Kriminalisasi Ak
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengajak kalangan pemuda dan mahasiswa untuk berperan aktif dalam pembangunan daerah mela
PEMERINTAHAN
MEDAN Pemerintah Kota Medan terus memantapkan langkah untuk menjadikan ibu kota Sumatera Utara sebagai salah satu pusat Meeting, Incenti
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menerima audiensi jajaran iNews dan PT MNC TV bersama MNC Group di Rumah Dinas Wali Kota
PEMERINTAHAN