Harga Emas Dunia Melemah di Tengah Penguatan Dolar AS, Pasar Menanti Sinyal Suku Bunga The Fed
JAKARTA Harga emas dunia melemah pada perdagangan Selasa, 17 Februari 2026, di tengah meredanya ketegangan geopolitik dan penguatan dola
EKONOMI
JAKARTA -Kementerian Agama (Kemenag) akan menggelar sidang isbat penetapan awal Bulan Ramadan 1446 Hijriah pada Jumat, 28 Februari 2025. Sidang ini bertujuan untuk menentukan awal bulan puasa bagi umat Islam di Indonesia.
Dalam keterangan resminya, Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam, Abu Rokhmad, menyebutkan bahwa sidang isbat akan dilaksanakan di Auditorium H.M. Rasjidi, Kemenag, Jakarta Pusat. Sidang tersebut akan dipimpin langsung oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar, dan akan dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk perwakilan ormas Islam, Majelis Ulama Indonesia (MUI), Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), serta ahli falak. Tak ketinggalan, perwakilan dari DPR dan Mahkamah Agung juga akan hadir dalam sidang tersebut.
"Seperti tahun-tahun sebelumnya, sidang ini akan dihadiri oleh berbagai pihak untuk memastikan keputusan yang transparan dan dapat diterima oleh masyarakat," ujar Abu Rokhmad pada Senin (10/2/2025).
Sidang isbat ini terdiri dari tiga rangkaian utama. Pertama, pemaparan data posisi hilal berdasarkan perhitungan astronomi. Kedua, verifikasi hasil rukyatul hilal dari berbagai titik pemantauan di Indonesia. Ketiga, musyawarah dan pengambilan keputusan yang akan diumumkan kepada publik.
Masyarakat Indonesia diimbau untuk menunggu hasil sidang isbat dan pengumuman dari pemerintah terkait awal Ramadan 1446 H. Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) No. 2 tahun 2004 tentang Penetapan Awal Ramadan, Syawal, dan Zulhijah menjadi landasan bagi penetapan ini.
"Kami berharap umat Islam di Indonesia bisa mengawali Ramadan tahun ini secara bersama-sama dan penuh berkah," tambah Abu Rokhmad.
Sementara itu, Direktur Urusan Agama Islam dan Bina Syariah (Urais Binsyar) Kemenag, Arsad Hidayat, memberikan penjelasan tentang data hisab terkait awal Ramadan 1446 H. Menurutnya, ijtimak akan terjadi pada Jumat, 28 Februari 2025, sekitar pukul 07.44 WIB. Pada hari yang sama, ketinggian hilal di seluruh wilayah Indonesia sudah berada di atas ufuk antara 3° 5,91' hingga 4° 40,96', dengan sudut elongasi antara 4° 47,03' hingga 6° 24,14'.
"Secara astronomi, dengan kriteria ini, ada indikasi kuat bahwa hilal akan terlihat," jelas Arsad.
Proses pemantauan hilal atau rukyatul hilal akan dilakukan di berbagai titik di Indonesia. Kemenag bekerja sama dengan Kantor Wilayah Kemenag di daerah-daerah untuk memastikan hasil yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan. Hasil hisab dan rukyatul hilal tersebut nantinya akan dipaparkan pada sidang isbat yang dipimpin oleh Menteri Agama.
(kp/n14)
JAKARTA Harga emas dunia melemah pada perdagangan Selasa, 17 Februari 2026, di tengah meredanya ketegangan geopolitik dan penguatan dola
EKONOMI
MEDAN Ketua Umum DPP Rungguan Purba Tambak Boru Panogolan Indonesia (RPTBP) Pdt Rumanja Purba menyerukan seluruh keluarga besar Purba Ta
NASIONAL
BANYUMAS Kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di jalan alternatif PurwokertoKemranjen, tepatnya di Desa Alasmalang, Kecamatan Kemra
NASIONAL
JAKARTA Menteri Luar Negeri Sugiono melakukan kunjungan kerja ke New York, Amerika Serikat, untuk menghadiri Pertemuan Dewan Keamanan Pe
INTERNASIONAL
TAPANULI TENGAH Jalur lintas SibolgaTarutung, tepatnya di Desa Mardame, Kecamatan Sitahuis, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), yang s
NASIONAL
LAMONGAN Tragedi memilukan terjadi di Waduk Menongo, Desa Menongo, Kecamatan Sukodadi, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur. Tiga bocah peremp
PERISTIWA
BADUNG Polsek Kuta Selatan meningkatkan patroli malam Minggu untuk mencegah potensi balap liar dan kejahatan jalanan di wilayah Kuta Sel
NASIONAL
GIANYAR Polsek Gianyar melaksanakan pengamanan kegiatan persembahyangan menyambut Hari Raya Imlek Tahun 2577 Kongzili di Pura Sri Sedana
NASIONAL
JAKARTA Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dikelola Bank Indonesia mencatat harga beberapa komoditas pangan po
EKONOMI
JAKARTA Wakil Presiden Gibran Rakabuming menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada umat Konghucu atas kontribusi mereka dalam
NASIONAL