Prabowo Pimpin Rapat Virtual, Menteri Diminta Tancap Gas Atasi Tantangan Ekonomi dan Energi
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas secara virtual bersama sejumlah menteri Kabinet Merah Putih pada Sabtu (28/3/
PEMERINTAHAN
JAKARTA -Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Yuliot Tanjung, mengungkapkan bahwa pemerintah tengah mempersiapkan 35 proyek hilirisasi yang berpotensi memberikan dampak besar terhadap perekonomian Indonesia. Proyek-proyek tersebut diperkirakan bernilai sekitar 123,8 miliar dolar AS atau setara dengan Rp2.000 triliun (berdasarkan kurs Rp16.283 per dolar AS).
"Satgas telah mengidentifikasi dan menyiapkan 35 proyek dengan nilai sekitar 123,8 miliar dolar AS," ujar Yuliot Tanjung ketika ditemui di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (14/2/2025). Proyek-proyek ini dimaksudkan untuk mempercepat hilirisasi sumber daya alam Indonesia dan mendorong ketahanan energi nasional, sejalan dengan program Astacita yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto.
Proyek hilirisasi tersebut mencakup berbagai sektor, mulai dari bahan baku mineral dan batu bara hingga produk yang berasal dari minyak dan gas bumi. Yuliot menambahkan bahwa salah satu sektor yang juga menjadi fokus adalah oleokimia, yang berasal dari minyak dan lemak alami, dengan tujuan untuk memperkuat sektor pertanian dan industri kimia Indonesia.
"Proyek-proyek ini sudah siap ditawarkan kepada investor. Kami berharap dapat segera menjalin kemitraan dengan investor yang berpotensi," imbuhnya.
Pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Hilirisasi dan Ketahanan Energi Nasional, yang dipimpin oleh Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, bertujuan untuk mempercepat proses hilirisasi di berbagai sektor vital. Satgas ini, sebagaimana tertuang dalam Keputusan Presiden Nomor 1 Tahun 2025, juga memiliki peran strategis dalam mempercepat ketahanan energi nasional.
Satgas yang beranggotakan sejumlah menteri dan pimpinan lembaga terkait ini bertanggung jawab langsung kepada Presiden. Keputusan ini mencerminkan komitmen pemerintah dalam meningkatkan daya saing Indonesia di pasar global melalui pengelolaan sumber daya alam yang lebih efektif dan bernilai tambah.
Dengan adanya proyek-proyek hilirisasi ini, diharapkan Indonesia tidak hanya akan menjadi negara eksportir bahan mentah, tetapi juga mampu memproduksi barang dengan nilai tambah yang lebih tinggi, yang akan menciptakan lapangan kerja baru dan memperkuat perekonomian nasional.
(at/a)
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas secara virtual bersama sejumlah menteri Kabinet Merah Putih pada Sabtu (28/3/
PEMERINTAHAN
JAKARTA Harga pangan nasional terpantau mengalami fluktuasi pada akhir pekan ini, Minggu (29/3/2026). Sejumlah komoditas utama seperti b
EKONOMI
WASHINGTON DC Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) mengumumkan kedatangan sekitar 3.500 pasukan tambahan di Timur Tengah melalui kapa
INTERNASIONAL
JAKARTA Samin Tan kembali menjadi sorotan publik setelah Kejaksaan Agung menetapkannya sebagai tersangka dalam dugaan tindak pidana koru
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Jenazah mantan Menteri Pertahanan (Menhan) Juwono Sudarsono tiba di Kantor Kementerian Pertahanan (Kemhan), Jakarta Pusat, Mingg
NASIONAL
JAKARTA Harga emas batangan PT Aneka Tambang (Persero) Tbk atau Antam pada Minggu, 29 Maret 2026, tercatat stabil di angka Rp2,837 juta
EKONOMI
JAKARTA Pemerintah Indonesia menyiapkan langkah strategis menghadapi gejolak global akibat konflik Timur Tengah. Menteri Koordinator Bid
PEMERINTAHAN
JAKARTA Di era digital saat ini, media sosial menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan anakanak. Namun, penggunaan berlebihan dapa
PENDIDIKAN
JAKARTA Veda Ega Pratama kembali menunjukkan performa menjanjikan di musim debutnya di Moto3. Setelah finis kelima di Thailand dan podiu
OLAHRAGA
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi meluncurkan empat program unggulan kampanye antikorupsi untuk tahun 2026. Program terse
NASIONAL