Gus Ipul mendorong Dinas Sosial di berbagai daerah untuk mengoptimalkan efisiensi melalui pendekatan kreatif dan inovatif. Sebagai contoh, ia menyoroti inisiatif kerja bakti nasional yang dilakukan dalam peringatan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) 2024.
"Saat peringatan HKSN 2024, saya arahkan untuk kerja bakti nasional. Tercatat 720.000 orang di seluruh Indonesia terlibat dalam kerja bakti itu," katanya.
Selain itu, Kemensos juga menggandeng perguruan tinggi dalam program pemberdayaan masyarakat. "Kemarin pertemuan di Surabaya, 200 lebih perguruan tinggi se-Jawa Timur siap mendukung Kemensos dalam membentuk desa binaan untuk pelaksanaan program pengentasan kemiskinan di desa, dan itu menggunakan uang mereka, bukan uang Kemensos," paparnya.