BREAKING NEWS
Senin, 02 Maret 2026

Enam Kepala Daerah Perwakilan Agama Tiba di Istana, Siap Dilantik Secara Simbolis oleh Presiden Prabowo

Redaksi - Kamis, 20 Februari 2025 10:08 WIB
Enam Kepala Daerah Perwakilan Agama Tiba di Istana, Siap Dilantik Secara Simbolis oleh Presiden Prabowo
Gubernur Malut mewakili Katolik, Sherly Tjoanda tiba di Istana, Jakarta, Kamis (20/2/2025).
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA -Sebanyak enam kepala daerah terpilih yang mewakili agama-agama besar di Indonesia telah tiba di Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Kamis (20/2/2025). Mereka dijadwalkan akan dilantik secara simbolis oleh Presiden Prabowo Subianto dalam rangkaian acara pelantikan kepala daerah hasil Pilkada Serentak 2024.

Pantauan Kompas.com di lokasi, keenam kepala daerah ini hadir mengenakan seragam dinas gubernur berwarna putih. Mereka datang secara bersamaan dengan semangat tinggi, siap mengikuti pelantikan yang pertama kali digelar serentak di Istana Kepresidenan.

Tjhau Chui Mie, Wali Kota Singkawang yang mewakili agama Buddha, menyatakan kebanggaannya bisa menjadi bagian dari momen bersejarah ini. "Ini adalah pelaku sejarah yang sangat membanggakan dan membahagiakan bagi kami," ujar Tjhau dengan penuh rasa syukur.

Berikut ini adalah daftar enam kepala daerah terpilih yang mewakili setiap agama:

Islam: Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal

Katolik: Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda

Buddha: Wali Kota Singkawang, Tjhau Chui Mie

Hindu: Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata

Konghucu: Wali Kota Manado, Andrei Angouw

Kristen Protestan: Bupati Merauke, Yoseph P Gebze

Pelantikan kepala daerah ini merupakan yang pertama kalinya diadakan serentak di Istana Kepresidenan, Jakarta, di hadapan Presiden Prabowo Subianto. Sebanyak 961 kepala daerah, yang terdiri dari 33 gubernur dan wakil gubernur, 363 bupati dan wakil bupati, serta 85 wali kota dan wakil wali kota, akan diambil sumpahnya.

Momen ini diharapkan menjadi simbol persatuan dan keberagaman yang mempererat hubungan antarumat beragama di Indonesia.

(km/n14)

Editor
: Redaksi
0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru