BREAKING NEWS
Senin, 13 April 2026

Sertijab Gubernur Jakarta: Nama Jokowi Disoraki 'Hu!', Ahok dan Anies Diterima dengan Sorakan 'Yes!'

Redaksi - Kamis, 20 Februari 2025 13:58 WIB
Sertijab Gubernur Jakarta: Nama Jokowi Disoraki 'Hu!', Ahok dan Anies Diterima dengan Sorakan 'Yes!'
Dari kiri: Ahok, Foke, Anies, Sutiyoso, di acara Sertijab Gubernur-Wakil Gubernur Jakarta, Kamis (20/2/2024)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA – Prosesi Serah Terima Jabatan (Sertijab) Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta yang baru, Pramono Anung dan Rano Karno, berlangsung meriah di Balai Kota Jakarta pada Kamis (20/2/2025). Acara tersebut menjadi sorotan karena suasana yang penuh dengan tepuk tangan dan sorakan meriah dari para hadirin yang hadir, terutama saat nama-nama mantan gubernur dan wakil gubernur Jakarta disebut.

Sebelum prosesi sertijab dimulai, MC memanggil satu per satu nama mantan gubernur dan wakil gubernur Jakarta yang pernah menjabat. Tepuk tangan dan sorakan riuh langsung terdengar setiap kali nama-nama tersebut disebutkan.

Nama Sutiyoso, Gubernur Jakarta periode 1997-2007, langsung disambut tepuk tangan yang membahana dari para hadirin. Sorakan yang sama juga terjadi saat nama Fauzi Bowo (Foke) disebutkan, yang turut hadir dalam acara tersebut.

Namun, reaksi berbeda muncul ketika nama Joko Widodo (Jokowi) disebut sebagai Gubernur Jakarta periode 2012-2014. Tanpa kehadiran Jokowi di acara tersebut, ruangan yang sebelumnya riuh seketika menjadi hening, bahkan terdengar teriakan "Huuu!" dari beberapa hadirin.

Sementara itu, sorakan kembali membahana saat nama Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), Gubernur Jakarta periode 2014-2017, disebutkan. Hadirin yang hadir seakan memberikan apresiasi kepada Ahok meskipun dia tidak hadir dalam prosesi tersebut.

Yang tak kalah heboh adalah saat nama Anies Baswedan, Gubernur Jakarta periode 2017-2022, disebut. Ruangan langsung riuh dengan tepuk tangan dan sorakan yang menggema, serupa dengan suasana saat nama Ahok disebutkan sebelumnya.

Acara Sertijab yang berlangsung penuh dengan ekspresi tersebut memberikan gambaran tentang dinamika politik Jakarta, di mana masing-masing mantan pemimpin mendapat respons yang berbeda dari publik. Meskipun ada berbagai reaksi terhadap para mantan gubernur, acara ini berlangsung dengan lancar dan penuh makna bagi para kepala daerah yang baru dilantik.– Prosesi Serah Terima Jabatan (Sertijab) Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta yang baru, Pramono Anung dan Rano Karno, berlangsung meriah di Balai Kota Jakarta pada Kamis (20/2/2025). Acara tersebut menjadi sorotan karena suasana yang penuh dengan tepuk tangan dan sorakan meriah dari para hadirin yang hadir, terutama saat nama-nama mantan gubernur dan wakil gubernur Jakarta disebut.

Sebelum prosesi sertijab dimulai, MC memanggil satu per satu nama mantan gubernur dan wakil gubernur Jakarta yang pernah menjabat. Tepuk tangan dan sorakan riuh langsung terdengar setiap kali nama-nama tersebut disebutkan.

Nama Sutiyoso, Gubernur Jakarta periode 1997-2007, langsung disambut tepuk tangan yang membahana dari para hadirin. Sorakan yang sama juga terjadi saat nama Fauzi Bowo (Foke) disebutkan, yang turut hadir dalam acara tersebut.

Namun, reaksi berbeda muncul ketika nama Joko Widodo (Jokowi) disebut sebagai Gubernur Jakarta periode 2012-2014. Tanpa kehadiran Jokowi di acara tersebut, ruangan yang sebelumnya riuh seketika menjadi hening, bahkan terdengar teriakan "Huuu!" dari beberapa hadirin.

Sementara itu, sorakan kembali membahana saat nama Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), Gubernur Jakarta periode 2014-2017, disebutkan. Hadirin yang hadir seakan memberikan apresiasi kepada Ahok meskipun dia tidak hadir dalam prosesi tersebut.

Yang tak kalah heboh adalah saat nama Anies Baswedan, Gubernur Jakarta periode 2017-2022, disebut. Ruangan langsung riuh dengan tepuk tangan dan sorakan yang menggema, serupa dengan suasana saat nama Ahok disebutkan sebelumnya.

Acara Sertijab yang berlangsung penuh dengan ekspresi tersebut memberikan gambaran tentang dinamika politik Jakarta, di mana masing-masing mantan pemimpin mendapat respons yang berbeda dari publik. Meskipun ada berbagai reaksi terhadap para mantan gubernur, acara ini berlangsung dengan lancar dan penuh makna bagi para kepala daerah yang baru dilantik.

(kp/n14)

Editor
: Redaksi
0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru