BREAKING NEWS
Minggu, 05 April 2026

Tol Probolinggo-Besuki Siap Dibuka Fungsional Saat Lebaran 2025

Redaksi - Sabtu, 22 Februari 2025 16:47 WIB
Tol Probolinggo-Besuki Siap Dibuka Fungsional Saat Lebaran 2025
Jalan Tol Probolinggo-Banyuwangi telah mencapai 73,53 persen per 16 Februari 2025.
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

PROBOLINGGO -PT Jasa Marga (Persero) Tbk, melalui anak usahanya PT Jasamarga Probolinggo Banyuwangi (PT JPB), melaporkan bahwa progres konstruksi pembangunan Tahap I Jalan Tol Probolinggo-Banyuwangi telah mencapai 73,53 persen per 16 Februari 2025. Tahap I ini mencakup pembangunan ruas jalan tol dari Probolinggo hingga Besuki, yang terbagi dalam tiga Paket Pekerjaan Konstruksi: Paket 1 (Gending-Kraksaan), Paket 2 (Kraksaan-Paiton), dan Paket 3 (Paiton-Besuki).

Direktur Utama PT JPB, Adi Prasetyanto, menyatakan bahwa dengan pencapaian progres tersebut, pihaknya menargetkan pembangunan untuk Paket 1 (Gending-Kraksaan) dapat selesai pada Maret 2025. "Jika pembebasan lahan berjalan sesuai target, kami optimis segmen Gending-Kraksaan bisa selesai tepat waktu dan siap digunakan untuk fungsional selama libur Hari Lebaran 2025," ungkapnya dalam keterangan pers, Sabtu (22/2).

Sedangkan untuk Segmen Kraksaan-Besuki (Paket 2 dan 3), ditargetkan akan selesai paling lambat pada akhir 2025. Pembebasan lahan sendiri hingga 16 Februari 2025 sudah tercatat mencapai 99,55 persen. Proses pembebasan lahan dan pembangunan jalan tol ini, sesuai dengan Permenko Perekonomian Nomor 9 Tahun 2022, difokuskan pada ruas Probolinggo-Besuki.

Jalan Tol Probolinggo-Banyuwangi sepanjang 175,4 km ini dibagi menjadi dua tahap pembangunan. Tahap pertama, yang kini dalam proses, membangun ruas Gending-Besuki sepanjang 50 km. Selain itu, Jalan Tol Probolinggo-Banyuwangi juga akan dilengkapi dengan tiga Gerbang Tol (GT) yaitu GT Kraksaan, GT Paiton, dan GT Besuki, serta tiga simpang susun yaitu SS Kraksaan, SS Paiton, dan SS Besuki.

Adi Prasetyanto menambahkan, "Jalan tol ini akan mempermudah arus logistik dan mobilitas masyarakat, serta menjadi penggerak utama pengembangan sektor pariwisata, pertanian, dan industri di kawasan Tapal Kuda, yang meliputi Banyuwangi, Bondowoso, Jember, Lumajang, Pasuruan, Situbondo, dan Probolinggo."

Dengan selesainya Tahap I, PT JPB optimis proyek ini dapat mendukung penguatan ekonomi wilayah Jawa Timur sekaligus mengurangi kesenjangan infrastruktur antarwilayah.

(cn/a)

Editor
: Redaksi
0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru