Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Sumut itu menekankan pentingnya memaksimalkan kesempatan pembekalan untuk kemajuan provinsinya. Salah satu hal yang menjadi perhatian adalah sektor kelapa sawit, yang sebelumnya sempat ditekankan oleh Presiden RI, Prabowo Subianto.
"Banyak hal yang bisa kita bawa ke Sumatera Utara, salah satunya adalah terkait kelapa sawit. Kemarin, Pak Presiden juga sudah menyinggung masalah ini, terutama soal hilirisasi dan pendalamannya, yang akan kita dalami lebih lanjut melalui retreat ini," ungkap Bobby.
Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengingatkan seluruh kepala daerah untuk menjaga kesehatan selama mengikuti retreat. Dalam hal ini, fasilitas kesehatan seperti dokter dan ambulans sudah disiapkan untuk peserta yang memerlukan.
Retreat ini dijadwalkan berlangsung selama delapan hari dan akan dihadiri oleh Presiden RI, Prabowo Subianto, pada 27 Februari 2025. Selain itu, wakil-wakil kepala daerah yang baru dilantik pada 20 Februari 2025 juga akan turut serta dalam pembekalan yang disampaikan oleh Presiden.