Petaka MBG Terulang Lagi: 17 Siswa SD Medan Dilarikan ke RS, Ini Deretan Kasusnya di Sumut
MEDAN Sebanyak 17 siswa SD Negeri 060870 Center 1 di Jalan Gunung Krakatau, Kecamatan Medan Timur, Kota Medan, diduga mengalami keracunan
PERISTIWA
JAKARTA – Menteri BUMN Erick Thohir mengungkapkan bahwa masih banyak masyarakat Indonesia yang menyimpan emas secara tidak resmi, seperti di bawah bantal atau bahkan disembunyikan di balik batu bata. Menurutnya, kondisi ini mencerminkan rendahnya tingkat kepercayaan masyarakat terhadap sistem penyimpanan emas formal.
Hal tersebut disampaikan Erick Thohir dalam acara peresmian Bank Emas pertama di Indonesia yang bekerja sama antara Pegadaian dan Bank Syariah Indonesia (BSI). Dia menyebutkan bahwa sekitar 1.800 ton emas beredar di masyarakat, namun sebagian besar disimpan secara informal dan tidak aman.
"Di masyarakat ini juga beredar kurang lebih 1.800 ton emas, ada yang di bawah bantal, ada di toilet, di baliknya ada batu bata dimasukkan ke dalam situ," ungkap Erick dalam acara yang berlangsung di Menara Gade Pegadaian, Jakarta Pusat, Rabu (26/2/2025).
Erick menjelaskan bahwa peresmian bank emas ini merupakan langkah penting untuk menyediakan tempat penyimpanan emas yang lebih aman dan terjamin secara formal. "Kita ingin mengundang mereka untuk percaya kepada sebuah sistem keuangan yang formal," katanya.
Dengan adanya Bank Emas Pegadaian dan BSI, masyarakat diharapkan dapat memiliki kepercayaan lebih terhadap sistem penyimpanan emas yang lebih terorganisir dan aman. Erick juga menekankan pentingnya meyakinkan masyarakat bahwa sistem ini merupakan pilihan yang lebih baik dibandingkan menyimpan emas secara pribadi di tempat yang tidak terjamin keamanannya.
Pada acara tersebut, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto secara simbolis meresmikan layanan Bank Emas Pegadaian dan BSI dengan memasukkan dummy emas batangan ke dalam treasure box. Peresmian ini juga dihadiri oleh Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Dirut BRI Sunarso, Dirut BSI Hery Gunardi, serta Dirut Pegadaian Damar Latri Setiawan.
"Saya Prabowo Subianto presiden Republik Indonesia dengan ini meresmikan layanan bank emas Pegadaian dan Bank Syariah Indonesia," ujar Prabowo dalam acara tersebut.
Bank Emas Pegadaian dan BSI diharapkan menjadi solusi bagi masyarakat yang ingin menyimpan emas dengan aman, serta memanfaatkan sistem penyimpanan emas yang sudah terstandarisasi dan terpercaya.
(kp/n14)
MEDAN Sebanyak 17 siswa SD Negeri 060870 Center 1 di Jalan Gunung Krakatau, Kecamatan Medan Timur, Kota Medan, diduga mengalami keracunan
PERISTIWA
MEDAN Seorang pria berinisial PH alias Bapak Ica (29) ditangkap polisi setelah aksinya menghadang dan diduga memalak sopir truk di Kabupat
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Pengadilan Tinggi (PT) Medan menguatkan vonis terhadap dua terdakwa kasus korupsi proyek jalur kereta api di lingkungan Direktorat J
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) mempercepat realisasi program bedah rumah sebanyak 15.011 unit pada 2026. Upaya i
PEMERINTAHAN
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menawarkan sejumlah potensi kerja sama investasi kepada Jepang, mulai d
EKONOMI
MEDAN Seorang pemuda bernama Ahlad (21) tewas setelah mengalami kecelakaan di Jalan Marelan Raya, Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan. Kor
PERISTIWA
BINJAI Polres Binjai menggerebek lokasi yang diduga menjadi sarang penyalahgunaan narkoba di Jalan Dr. Wahidin Baru, Kelurahan Pekan Binjai
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Notifikasi chat WhatsApp yang terlambat masuk bisa membuat pengguna melewatkan pesan penting. Bahkan, dalam beberapa kasus, pesan ba
SAINS DAN TEKNOLOGI
MEDAN Kesibukan dan padatnya aktivitas perkotaan dapat membuat seseorang membutuhkan waktu untuk beristirahat sejenak. Salah satu pilihan
KESEHATAN
JAKARTA Anggota Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia menelusuri asalusul Pasal 18 ayat (3) Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 19
NASIONAL