BREAKING NEWS
Sabtu, 07 Maret 2026

Polisi Kawal Pemotor Masuk Tol di Tengah Banjir, Sorak Sorai Pecah di Bekasi!

Adelia Syafitri - Rabu, 05 Maret 2025 21:10 WIB
Polisi Kawal Pemotor Masuk Tol di Tengah Banjir, Sorak Sorai Pecah di Bekasi!
Polisi kawal pemotor masuk tol di tengah banjir.
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

BEKASI -Ratusan pengendara motor yang terjebak banjir di kawasan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, akhirnya diberikan akses untuk masuk ke jalan tol Cibitung-Tanjung Priok.

Keputusan ini diambil oleh AKP Sandy Titah Nugraha, Kainduk PJR Cikampek Korlantas Polri, setelah mendapati adanya penumpukan motor di depan Gerbang Tol Gabus pada pagi ini.

Peristiwa tersebut bermula ketika para pengendara motor mengalami kesulitan untuk melintasi jalur arteri yang terendam banjir setinggi 1,5 meter akibat luapan air Kali BCL.

Banyak dari mereka yang hendak berangkat bekerja ke Jakarta dan terisolasi di jalan tersebut.

Dalam situasi darurat ini, AKP Sandy memutuskan untuk mengeluarkan kebijakan diskresi, yang memungkinkan pengendara motor tersebut masuk ke jalan tol yang seharusnya tidak diperbolehkan bagi kendaraan roda dua.

"Ini karena keadaan darurat, yang seharusnya tidak boleh masuk tol. Namun, karena polisi sayang masyarakat, kita kasih akses," ujar Sandy yang disambut sorak sorai dan tepuk tangan dari para pengendara motor yang merasa lega.

Pihak kepolisian kemudian mengawal ratusan pengendara motor tersebut sepanjang 14 kilometer dari Gerbang Tol Gabus hingga keluar di Tol Tarumajaya, menggunakan jalur bahu luar ruas tol.

Semua pengendara motor diperbolehkan masuk secara gratis sebagai bentuk dukungan kemanusiaan dari pihak pengelola tol dan kepolisian.

"Kami mengawal penuh seluruh pengendara roda dua untuk menjamin keselamatan mereka. Kami lakukan ini demi masyarakat," ujar Sandy.

Peristiwa ini tidak hanya menyelamatkan waktu pengendara, tetapi juga menjadi contoh nyata dari tindakan kemanusiaan yang melibatkan diskresi kepolisian di tengah bencana banjir yang melanda kawasan tersebut.

(dc/a)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru