
Uya Kuya Sampaikan Permohonan Maaf Tulus untuk Masyarakat Indonesia
JAKARTA Anggota DPR RI, Uya Kuya, kembali mengunggah video permintaan maaf terkait polemik yang melibatkan dirinya beberapa waktu terakhir
NasionalTAPANULI SELATAN -Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Pendapatan dan Aset Daerah (BPKPAD) Kabupaten Tapanuli Selatan, M. Frananda, memilih bungkam saat dikonfirmasi terkait pengelolaan anggaran Dana Bencana Darurat Mendesak Tahun Anggaran (TA) 2023, yang mencapai Rp 573.000.000.
Menurut informasi yang dihimpun di lapangan, kegiatan honorarium Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TPAD) di BPKPAD Tapanuli Selatan yang menggunakan anggaran tersebut diduga tidak tepat sasaran dan cenderung menjadi pemborosan.
Baca Juga:
Selain itu, penetapan satuan anggaran untuk honorarium tersebut dinilai tidak memiliki dasar hukum yang jelas.
"Ketika tim kami melakukan konfirmasi kepada Kepala BPKPAD Tapsel, M. Frananda, beliau memilih diam seribu bahasa," ungkap salah satu anggota tim yang melakukan konfirmasi.
Baca Juga:
Terkait dengan dugaan penyalahgunaan anggaran, hal ini melanggar ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2018 tentang Keterbukaan Informasi Publik dan Undang-Undang Nomor 28 Tahun 1999 tentang Penyelenggara Negara yang Bersih dan Bebas dari Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme.
Sumber yang terlibat dalam investigasi ini menyebutkan, "Kepala BPKPAD Tapanuli Selatan, M. Frananda, diduga telah melakukan penyalahgunaan wewenang dan jabatan. Ada dugaan kuat bahwa beliau merekayasa laporan pertanggungjawaban untuk pengelolaan anggaran bencana darurat mendesak Tahun 2023."
Sumber tersebut juga menambahkan, "Dalam waktu dekat, kami akan melakukan koordinasi dengan Aparat Penegak Hukum (APH) baik dari kepolisian maupun kejaksaan untuk penanganan lebih lanjut."
Pihak berwenang diharapkan segera melakukan investigasi terhadap masalah ini agar transparansi dan akuntabilitas anggaran publik tetap terjaga.
JAKARTA Anggota DPR RI, Uya Kuya, kembali mengunggah video permintaan maaf terkait polemik yang melibatkan dirinya beberapa waktu terakhir
NasionalJAKARTA Pengamat intelijen dan geopolitik, Amir Hamzah, mengeluarkan pernyataan mengejutkan terkait kondisi politik nasional terkini. Ia m
NasionalTAPSEL Kasus dugaan penganiayaan anak yang terjadi di Kabupaten Tapanuli Selatan kembali mencuat ke publik. Seorang ayah, Adil Syahputra B
Hukum dan KriminalJAKARTA Dalam langkah untuk memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa, Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan penting dengan sejumla
NasionalJAKARTA Arus lalu lintas di kawasan Polda Metro Jaya, yang meliputi Jalan Gatot Soebroto hingga Sudirman, Jakarta Selatan, terpantau kemba
NasionalJAKARTA Meskipun fitur live dihentikan, pengguna TikTok masih dapat mengakses konten lainnya seperti video pendek yang tetap bisa diunggah
Sains & TeknologiCIKARANG Akhmad Munir, Direktur Utama Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) ANTARA, resmi terpilih sebagai Ketua Umum Persatuan Wartawan
NasionalJAKARTA Netizen yang mengunggah foto tersebut menyebut Eko sedang berkeliling membeli barang palsu di China menggunakan uang pajak rakyat
NasionalACEH UTARA Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Korem 011/Lilawangsa untuk pertama kalin
NasionalJAKARTA Ketua Fraksi Partai Gerindra DPR RI, Budisatrio Djiwandono, menyatakan bahwa fraksinya menyetujui penghentian tunjangan anggota
Politik