BREAKING NEWS
Sabtu, 30 Agustus 2025

Fraksi Gerindra Soroti Silpa Rp31 Miliar di Batu Bara, Desak Perencanaan Anggaran Lebih Matang

Muhammad Taufik - Selasa, 15 April 2025 09:03 WIB
Fraksi Gerindra Soroti Silpa Rp31 Miliar di Batu Bara, Desak Perencanaan Anggaran Lebih Matang
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

BATU BARA - Fraksi Gerindra DPRD Kabupaten Batu Bara menyoroti besarnya angka Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (Silpa) Tahun Anggaran 2024 yang mencapai sekitar Rp31 miliar.

Sorotan ini disampaikan saat Rapat Paripurna DPRD yang membahas Nota Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Batu Bara Tahun 2024, serta Nota Ranperda Pemberian Insentif dan Kemudahan Investasi Daerah (PIKID), Senin (14/4/2025).

Ketua Fraksi Gerindra, Ridwan, menegaskan bahwa jumlah Silpa yang tinggi mengindikasikan adanya kelemahan dalam perencanaan dan pelaksanaan program-program daerah. Ia mempertanyakan apakah Silpa tersebut berasal dari efisiensi atau justru akibat banyaknya program yang tidak berjalan optimal.

Baca Juga:

"Kami menilai hal ini mencerminkan perencanaan yang kurang matang serta kurangnya efektivitas pelaksanaan program dan kegiatan," ujar Ridwan.

Fraksi Gerindra mendorong seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk bekerja lebih cepat, tepat, dan terukur dalam mengelola program, agar serapan anggaran dapat dimaksimalkan dan target pembangunan tercapai.

Baca Juga:

Dalam kesempatan yang sama, Ridwan juga menyampaikan pandangan Fraksi Gerindra terkait Ranperda Pemberian Insentif dan Kemudahan Investasi, yang dinilai penting sebagai langkah strategis mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah.

"Pemberian insentif dan kemudahan investasi harus berkeadilan, transparan, akuntabel, serta berorientasi pada produk lokal dan sektor strategis," tegasnya.

Fraksi Gerindra berharap hadirnya Ranperda ini dapat menunjukkan bahwa Kabupaten Batu Bara adalah wilayah ramah investasi, namun tetap menjunjung tinggi aturan hukum yang berlaku.

"Kita ingin menunjukkan kepada investor bahwa Batu Bara terbuka dan mendukung investasi, namun tetap ada aturan yang harus ditaati," pungkas Ridwan.

Dengan Ranperda ini, diharapkan iklim investasi di Batu Bara semakin membaik, dan kesejahteraan masyarakat meningkat melalui realisasi program pembangunan yang tepat sasaran.*

Editor
: Justin Nova
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Tito Karnavian Imbau Bupati Pangkas Anggaran Tak Perlu: Perjalanan Dinas & Rapat Dibidik
Pemerintah Dorong Digitalisasi Layanan Publik Lewat GovTech AI, Target Efisiensi hingga Rp400 Triliun
CMMI Kecam Anggaran Rp3 Miliar untuk HUT Tapteng: Anggaran Rakyat Bukan untuk Pesta Seremonial
DPRD Tapteng Soroti Anggaran Rp 3 Miliar untuk HUT Daerah, Sementara Beasiswa Mahasiswa Nyaris Dihentikan
Bimtek Aparatur Desa Tapsel di Medan Tuai Sorotan: Janji Kampanye Bupati Gus Irawan Dipertanyakan
Imbas Kasus Korupsi Wamenaker, Pengamat: Saatnya Prabowo Reshuffle Kabinet
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru