Polisi Gagalkan Penyelundupan 29 Cartridge Vape Diduga Narkotika di Bandara Kualanamu
MEDAN Seorang mahasiswa berinisial CS (25) asal Tebing Tinggi, Sumatera Utara, ditangkap petugas di Bandara Internasional Kualanamu sete
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA SELATAN -Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI Abdul Mu'ti merespons kabar mengenai sekitar 400 siswa tingkat SMP di Kabupaten Buleleng, Bali, yang belum bisa membaca dengan lancar.
Menurutnya, meskipun jumlahnya terdengar signifikan, persentase siswa yang mengalami kesulitan membaca tersebut tergolong kecil.
"Jumlahnya sekitar 400 dari puluhan ribu murid, jadi persentasenya itu hanya 0,0011%. Namun, memang ada berbagai faktor yang menyebabkan hal ini," ungkap Mu'ti di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (22/4/2025).
Mu'ti menjelaskan bahwa sebagian besar siswa yang kesulitan membaca mengalami kondisi disleksia, memiliki kebutuhan khusus, atau berasal dari keluarga kurang mampu.
Beberapa di antaranya juga memiliki masalah dengan motivasi belajar yang rendah.
"Sebagian dari anak-anak yang memang mengalami disleksia, anak-anak yang berkebutuhan khusus, dan anak-anak dari keluarga yang kurang mendapatkan perhatian yang baik," tambahnya.
Menanggapi temuan tersebut, Mu'ti menyatakan bahwa pihaknya sudah berkomunikasi dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Buleleng untuk mengatasi masalah ini.
Pendampingan bagi siswa yang kesulitan membaca akan diperkuat agar mereka dapat mengikuti pelajaran dengan lebih baik.
"Kami sudah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan setempat, dan langkah-langkah pendampingan terhadap siswa yang dianggap kurang mampu membaca sudah ditindaklanjuti," jelasnya.
Sebelumnya, Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Buleleng, I Made Sedana, mengungkapkan bahwa berdasarkan data Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP Buleleng, terdapat sekitar 400 siswa SMP yang kesulitan membaca.
Sedana menyebutkan bahwa salah satu faktor utama masalah ini adalah kebijakan naik kelas otomatis atau program tuntas yang tidak mengukur penguasaan kompetensi dasar siswa.*
(dc/J006)
MEDAN Seorang mahasiswa berinisial CS (25) asal Tebing Tinggi, Sumatera Utara, ditangkap petugas di Bandara Internasional Kualanamu sete
HUKUM DAN KRIMINAL
Oleh Rasyid Siddiq, S.H., CDRA., CPLA.DI atas mejameja kekuasaan, angkaangka ekonomi sering menjadi dasar pengambilan kebijakan. Pertumbu
OPINI
JAKARTA Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap berjalan, meski pemerintah memberlakukan moratoriu
NASIONAL
JAKARTA Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera mendorong percepatan pemulihan di wilay
NASIONAL
JAKARTA Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Bersatu menyoroti dugaan adanya keterlibatan aktor politik di balik aksi penolakan terha
POLITIK
MEDAN Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) Kota Binjai menyatakan dukungan kepada David Luther Lubis u
POLITIK
FORT LEAVENWORTH Tiga perwira Tentara Nasional Indonesia (TNI) berhasil menyelesaikan pendidikan di US Army Command and General Staff Co
PENDIDIKAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan pentingnya peran ulama sebagai mitra moral dalam penyelenggaraan pemerintahan,
PEMERINTAHAN
JAKARTA Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyatakan bahwa Indonesia saat ini tidak lagi bergantung pada im
EKONOMI
JAKARTA Menteri Agama Nasaruddin Umar mengajak masyarakat menjadikan peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah sebagai momentu
AGAMA