BREAKING NEWS
Jumat, 13 Maret 2026

Gus Irawan: Kepala Desa Ujung Tombak Pembangunan Daerah

Mora Siregar - Jumat, 25 April 2025 09:54 WIB
Gus Irawan: Kepala Desa Ujung Tombak Pembangunan Daerah
Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel), H. Gus Irawan Pasaribu.
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

TAPANULI SELATAN -Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel), H. Gus Irawan Pasaribu, menegaskan bahwa kepala desa merupakan ujung tombak pembangunan daerah.

Hal ini disampaikannya saat membuka Sosialisasi Kebijakan Pengembangan Ekonomi Desa Melalui Koperasi Merah Putih Tahun 2025 di Aula Sarasi, Kantor Bupati Tapsel, Sipirok, Kamis (24/4/2025).

Menurut Gus Irawan, kemajuan Indonesia sangat bergantung pada para kepala desa.

"Kepala desa adalah garda terdepan. Keberhasilan pembangunan bisa dilihat dari keberhasilan di desa masing-masing," ujarnya.

Dalam arahannya, Gus Irawan menekankan pentingnya perubahan pola pikir serta peningkatan koordinasi dan sinergitas di setiap lapisan pemerintahan desa.

Ia juga meminta para kepala desa dan lurah untuk terlebih dahulu menggelar musyawarah sebelum membentuk koperasi.

Ia menjelaskan bahwa pembentukan koperasi memiliki potensi besar dalam mendukung ketahanan pangan, terutama dalam upaya swasembada ikan dan peningkatan produksi gabah.

"Konsumsi ikan masyarakat Tapsel tahun 2024 mencapai lebih dari 15 ribu ton, namun produksi lokal hanya 7.500 ton. Artinya, kita baru mampu memenuhi 50 persen kebutuhan, sisanya harus didatangkan dari luar daerah," jelasnya.

Terkait pemasaran, Gus Irawan menyebut telah menjalin komunikasi dengan pihak swasta seperti PT AR dan akan terus mencari pasar baru untuk produk ikan lokal.

Ia juga mengingatkan bahwa pembentukan Koperasi Merah Putih ini merupakan program nasional yang harus segera ditindaklanjuti sebelum Juni 2025.

"Kita harus bekerja berbasis data. Prinsip koperasi adalah keanggotaan. Saya pastikan tidak akan membebani kepala desa karena pendanaannya akan dialokasikan melalui APBDes," tegasnya.

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru