BREAKING NEWS
Senin, 26 Januari 2026

Wali Kota Wesly Silalahi Resmikan Monumen Sang Naualuh Damanik, Ikon Baru Sejarah Pematangsiantar

- Sabtu, 26 April 2025 15:11 WIB
Wali Kota Wesly Silalahi Resmikan Monumen Sang Naualuh Damanik, Ikon Baru Sejarah Pematangsiantar
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

PEMATANG SIANTAR - Wali Kota Pematangsiantar, Wesly Silalahi, secara resmi meresmikan Monumen Sang Naualuh Damanik pada Sabtu (26/4/2025) dengan penandatanganan prasasti sebagai simbol peresmian.

Acara peresmian yang digelar dengan khidmat ini turut dihadiri oleh ahli waris dan keturunan Raja Sang Naualuh Damanik, Wakil Bupati Bengkalis, serta ribuan masyarakat yang memadati area monumen.

Monumen ini dibangun untuk mengenang dan menghormati Raja Siantar ke-14, Sang Naualuh Damanik, yang dikenal sebagai pejuang dan pencetus nilai luhur Sapangambei Manoktok Hitei, filosofi hidup masyarakat Simalungun yang berarti "bersama dalam kebersamaan untuk mencapai tujuan mulia."

Sebelum peresmian, prosesi dimulai dengan ritual adat Simalungun yang sakral, sebagai bentuk penghormatan terhadap leluhur, dan ditutup dengan penyerahan Dayok Nabinatur, makanan adat khas yang melambangkan doa dan harapan, kepada para tamu kehormatan.

Dalam sambutannya, Wali Kota Wesly menyampaikan bahwa Pemerintah Kota bersama para ahli waris telah melaksanakan ziarah ke Bengkalis, tempat wafatnya Sang Naualuh, sebagai bentuk penghormatan terhadap jasa-jasa beliau.

"Monumen ini menjadi bukti nyata komitmen kita melestarikan budaya dan sejarah lokal. Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras hingga monumen ini berdiri megah," ujar Wesly.

Pembangunan monumen ini didanai melalui dana hibah APBD Kota Pematangsiantar Tahun 2024. Wesly juga mengajak masyarakat untuk menjaga dan memanfaatkan monumen ini sebagai ruang edukasi sejarah dan kebanggaan kota.

Ia berharap Monumen Sang Naualuh Damanik menjadi ikon baru Pematangsiantar yang menginspirasi generasi muda serta menarik kunjungan wisatawan sebagai bagian dari destinasi sejarah dan budaya.*

(ms/J006)

Editor
:
0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru