BREAKING NEWS
Minggu, 31 Mei 2026

Menkominfo Siapkan Sistem Keamanan Siber untuk Mendukung Transformasi Digital Indonesia

BITVonline.com - Sabtu, 14 Desember 2024 03:43 WIB
Menkominfo Siapkan Sistem Keamanan Siber untuk Mendukung Transformasi Digital Indonesia
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA -Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Meutya Hafid, mengungkapkan bahwa Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemenkomdigi) tengah menyiapkan sistem keamanan siber yang solid untuk mendukung pelaksanaan transformasi digital di Indonesia. Menurutnya, keamanan siber menjadi pondasi utama yang sangat penting untuk memastikan keberlanjutan dan keamanan infrastruktur digital nasional.

“Keamanan siber adalah kunci untuk melindungi infrastruktur strategis kita. Kami sedang merancang Firewall Digital Nasional yang akan menjadi perisai bagi negara dalam menghadapi ancaman dunia maya. Selain itu, kami juga mendorong pembentukan Tim CSIRT (Computer Security Incident Response Team) di setiap instansi pemerintah untuk membantu memitigasi ancaman-ancaman siber,” ujar Meutya Hafid, dilansir dari Antara pada Sabtu, 14 Desember 2024.

Untuk mendukung transformasi digital yang lebih aman dan terjamin, Kemenkomdigi juga melaksanakan program pelatihan dan sertifikasi bagi talenta digital. Program ini bertujuan untuk mempersiapkan sumber daya manusia yang mampu memenuhi kebutuhan industri digital di masa depan.

Meutya Hafid menyebutkan bahwa melalui program peningkatan literasi digital yang telah dijalankan, lebih dari 5,6 juta orang telah mendapatkan manfaat dari pelatihan ini. Peserta program tersebut tidak hanya terdiri dari kalangan muda, tetapi juga perempuan yang turut dilibatkan dalam pengembangan ekosistem digital nasional.

“Program ini tidak hanya sebatas sertifikasi, namun juga berfokus pada penguatan hubungan antara peserta dan dunia kerja. Ini bertujuan untuk memastikan dampak nyata pada kesejahteraan masyarakat Indonesia melalui pemanfaatan teknologi digital,” terang Meutya.

Selain itu, Menteri Meutya Hafid menekankan pentingnya pemerataan akses internet di seluruh wilayah Indonesia, terutama di daerah-daerah terpencil yang belum terjangkau jaringan kabel optik. Untuk itu, Kemenkomdigi juga memperkenalkan solusi Fixed Wireless Access (FWA), yang diharapkan dapat menghadirkan internet cepat dan terjangkau bagi masyarakat di wilayah-wilayah tersebut.

“FWA adalah solusi tepat untuk menghadirkan koneksi internet cepat dan terjangkau di wilayah-wilayah yang belum memiliki jaringan kabel optik stabil. Kami mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk berkolaborasi dalam menciptakan transformasi digital yang aman, adil, dan memberikan manfaat yang nyata bagi seluruh masyarakat,” tambahnya.

Meutya Hafid juga mengungkapkan bahwa salah satu tujuan utama dari transformasi digital adalah untuk mewujudkan ekosistem digital yang inklusif, terpercaya, dan memberdayakan seluruh lapisan masyarakat Indonesia. Melalui berbagai kebijakan dan program yang dijalankan, pemerintah berupaya menciptakan iklim digital yang aman dan memberikan manfaat bagi semua pihak, terutama untuk meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat.

Keamanan siber menjadi semakin krusial di tengah pesatnya perkembangan transformasi digital yang melibatkan berbagai sektor, mulai dari pemerintahan, pendidikan, hingga sektor bisnis. Dengan ancaman yang semakin kompleks, Indonesia perlu memperkuat infrastruktur keamanan siber untuk melindungi data dan informasi sensitif dari potensi serangan siber.

Selain itu, langkah-langkah persuasif yang dilakukan pemerintah, seperti pelatihan literasi digital, bertujuan agar masyarakat lebih memahami pentingnya keamanan digital dan dapat menjaga data pribadi mereka di dunia maya.

Kemenkomdigi berharap dengan adanya kebijakan dan program tersebut, Indonesia dapat mewujudkan transformasi digital yang berjalan aman, adil, dan dapat dirasakan manfaatnya oleh seluruh lapisan masyarakat.

(N/014)

0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru
Pigai, Hatimu Terbuat dari Apa?

Pigai, Hatimu Terbuat dari Apa?

OlehDony KarnoDI negeri yang begitu sering berbicara tentang persatuan, ada satu ironi yang diamdiam tumbuh seperti lumut di dinding keban

OPINI