Bukan Sekadar Pangkat, Ini Pesan Prabowo untuk 1.177 Perwira Baru TNI-Polri
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto mengingatkan 1.177 Perwira Remaja TNI dan Polri bahwa pelantikan yang mereka jalani bukan sekadar sere
NASIONAL
MEDAN - Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) menyatakan komitmen penuh untuk bersinergi dalam pelaksanaan empat program unggulan Taman Asuh Sayang Anak (TAMASYA) yang digagas oleh Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (Kemendukbangga/BKKBN).
Hal tersebut disampaikan Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial (Resos) Dinas Sosial Sumut, Senter Ginting, usai mengikuti peluncuran Program TAMASYA secara virtual yang diikuti oleh 38 provinsi di Indonesia. Acara tersebut berlangsung dari Aula Pelayanan Sosial Anak Balita, Medan, Selasa (27/5).
"Ada empat layanan unggulan TAMASYA yang siap kita kolaborasikan di Sumut, yaitu peningkatan kompetensi pengasuh, pemantauan tumbuh kembang anak, keterlibatan orang tua dalam mengasuh anak, serta layanan rujukan bagi anak," ujar Senter Ginting.
Senter menambahkan, saat ini Pemprov Sumut memiliki 60 Tempat Penitipan Anak (TPA) yang tersebar di berbagai kabupaten dan kota.
Dengan hadirnya program TAMASYA, kualitas pengasuhan anak di TPA diharapkan semakin meningkat sehingga anak-anak dapat tumbuh dengan sehat, cerdas, dan berkarakter.
"Anak adalah generasi penerus bangsa yang menentukan arah pembangunan masa depan. Oleh karena itu, perlindungan, pengasuhan, dan pemberdayaan anak sejak dini merupakan tanggung jawab kita bersama," katanya.
Sementara itu, Ketua Tim Kerja Pemaduan Kebijakan Kependudukan BKKBN Perwakilan Sumut, Syamsu Rizal Lubis, menyampaikan bahwa program TAMASYA merupakan solusi untuk menjawab isu kerentanan keluarga serta memanfaatkan bonus demografi secara optimal.
"TAMASYA hadir untuk memastikan praktik pengasuhan anak yang positif dan terintegrasi, sekaligus membantu orang tua yang bekerja agar tetap produktif sambil memastikan anak-anak mendapatkan perhatian dan perlindungan sesuai dengan tumbuh kembang mereka," jelas Syamsu.
Syamsu berharap program TAMASYA dapat menjadi program strategis yang mendorong terciptanya lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak serta meningkatkan produktivitas keluarga.
Dalam kesempatan yang sama, Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN, Wihaji, menyampaikan bahwa program TAMASYA merupakan salah satu dari lima program quick win yang dicanangkan Kemendukbangga/BKKBN.
"Hari ini kita luncurkan program TAMASYA sebagai solusi daycare unggul berstandar tinggi melalui kolaborasi pemerintah dan swasta. Program ini memberikan ketenangan bagi orang tua yang bekerja karena anak-anak mendapatkan pengasuhan dan pendidikan yang baik," ujarnya dari Kutai Timur, Kalimantan Timur.
Selain itu, Wihaji menekankan pentingnya program TAMASYA dalam meningkatkan partisipasi perempuan dalam angkatan kerja formal. Menurut data BPS tahun 2024, hanya 36,32% perempuan yang bekerja di sektor formal, dibandingkan 45,81% laki-laki.
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto mengingatkan 1.177 Perwira Remaja TNI dan Polri bahwa pelantikan yang mereka jalani bukan sekadar sere
NASIONAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto resmi melantik 1.177 perwira TNI dan Polri di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (22/7/2026). Dalam kesempa
NASIONAL
DELI SERDANG Polisi mengungkap penyebab pecahnya kaca rumah dinas Wakil Bupati Deli Serdang, Sumatera Utara, Lom Lom Suwondo, yang sebel
PERISTIWA
MEDAN Pemerintah Kabupaten Batu Bara sukses memukau ribuan pengunjung pada Malam Pesona Seni dan Budaya di Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU
SENI DAN BUDAYA
JAKARTA Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan pada perdagangan Rabu (22/7/2026). Harga emas Antam yang dij
EKONOMI
JAKARTA Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali perdagangan Rabu (22/7/2026) dengan penguatan signifikan. Hingga pukul 09.26 WIB, i
EKONOMI
JAKARTA Badan Gizi Nasional (BGN) resmi memperkenalkan lima pejabat tinggi baru untuk memperkuat struktur organisasi di tengah proses pe
PEMERINTAHAN
JAKARTA Mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Naniek Sudaryati Deyang, mengungkap alasan memilih menjalani pengobatan penyakit jantun
KESEHATAN
MEDAN Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Sumatera Utara mengungkap dugaan sementara penyebab ledakan yang menghancurkan sebuah rum
PERISTIWA
JAKARTA Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S. Deyang, resmi mengundurkan diri dari jabatannya pada Rabu (22/7/2026). Pengunduran di
NASIONAL