BREAKING NEWS
Senin, 13 April 2026

Narkotika Kuasai Daftar Perkara Kejari Binjai hingga Mei 2025

- Senin, 23 Juni 2025 13:59 WIB
Narkotika Kuasai Daftar Perkara Kejari Binjai hingga Mei 2025
suasana kantor kejaksaan negri binjai (foto: trbn)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

BINJAI -Sepanjang Januari hingga Mei 2025, Kejaksaan Negeri (Kejari) Binjai telah menangani 80 perkara yang telah berkekuatan hukum tetap. Dari jumlah tersebut, perkara narkotika masih menjadi yang paling mendominasi, dengan total 47 kasus.

Kasi Intel Kejari Binjai, J Noprianto, menjelaskan bahwa barang bukti yang berhasil dimusnahkan dari kasus-kasus narkoba itu antara lain berupa 4.599,09 gram sabu, 1.860 butir ekstasi, serta 11.049,26 gram ganja.

"Dominasi perkara narkotika menunjukkan tantangan besar kita dalam memerangi peredaran dan penyalahgunaan narkoba di wilayah hukum Binjai," ujar Noprianto saat acara silaturahmi Kejari Binjai bersama insan pers, Senin (23/6/2025) di salah satu kafe Kota Binjai.

Kasus Lainnya: Oharda, TPUL, dan Kamnegtibum

Selain narkoba, Kejari Binjai juga menangani:

16 perkara kejahatan terhadap orang dan harta benda (Oharda)

17 perkara Tindak Pidana Umum Lain (TPUL) dan Keamanan Negara dan Ketertiban Umum (Kamnegtibum)

Barang bukti dari perkara ini mencakup:

Buku togel

Senjata tajam

Mesin jackpot dan tembak ikan

17 unit handphone

Sinergi dengan Media Jadi Prioritas

Dalam pertemuan tersebut, Noprianto menegaskan komitmen Kejari Binjai untuk lebih terbuka dalam penyampaian informasi kepada media.

"Kami siap melakukan rilis secara mingguan, bulanan, atau triwulanan. Intinya, keterbukaan informasi adalah komitmen kami agar masyarakat bisa ikut mengawasi proses penegakan hukum," ujarnya.

Taufik, seorang jurnalis senior di Binjai, menyambut positif langkah ini. "Selama ini kami berharap kejaksaan bisa lebih responsif saat dikonfirmasi. Semoga ini jadi awal komunikasi yang lebih baik," tuturnya.

Kepala Kejari Binjai, Jufri, turut menegaskan pentingnya sinergi dengan insan pers. "Pertemuan seperti ini menjadi ruang dialog untuk mencari solusi bersama atas berbagai persoalan hukum yang berkembang di masyarakat," pungkasnya.*

(ms/j006)

Editor
:
0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru