BREAKING NEWS
Minggu, 08 Maret 2026

Prabowo Ungkap Tantangan dan Ancaman Terkait Program Menghilangkan Korupsi, Kemiskinan, dan Makanan Bergizi Gratis

BITVonline.com - Rabu, 04 Desember 2024 05:47 WIB
Prabowo Ungkap Tantangan dan Ancaman Terkait Program Menghilangkan Korupsi, Kemiskinan, dan Makanan Bergizi Gratis
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

NTT  – Presiden Indonesia, Prabowo Subianto, kembali berbicara mengenai tantangan besar yang dihadapinya dalam mewujudkan program-program ambisius untuk mengurangi korupsi, menghapuskan kemiskinan, dan memastikan akses makan bergizi untuk seluruh rakyat Indonesia. Hal tersebut diungkapkan Prabowo saat membuka acara Tanwir dan Milad ke-112 Muhammadiyah di Universitas Muhammadiyah Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Dalam pidatonya, Prabowo menyoroti kekayaan alam Indonesia yang melimpah, namun dikelola dengan kurang baik. Ia menyatakan bahwa Indonesia memiliki potensi besar, namun masih banyak hal yang harus dikoreksi untuk memastikan negara ini maju dan makmur.

“Sungguh luar biasa kekayaan kita, tapi kita koreksi diri kita. Banyak yang terus terang saja kurang piawai, kurang andal untuk menjaga kekayaan kita,” kata Prabowo, menanggapi kondisi perekonomian dan pengelolaan sumber daya alam di Indonesia.

Prabowo juga menekankan komitmennya untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih, meski sadar bahwa untuk mencapai hal tersebut tidaklah mudah. Ia berbagi pengalaman pribadi yang cukup menyakitkan saat menyampaikan niatnya untuk mengatasi masalah besar seperti korupsi, kemiskinan, dan kelaparan di Indonesia.

“Saya bertekad untuk mencapai pemerintah yang bersih, dan ini tidak gampang, ini tidak sulit bahkan saya tahu saya ditertawakan, saya diejek, tapi saya udah biasa diejek. Mana mungkin menghilangkan korupsi di Indonesia? Mana mungkin menghilangkan kemiskinan? Mana mungkin mengatasi kelaparan? Apa? Mau kasih makan bergizi? Hahaha ketawa,” ungkap Prabowo.

Prabowo juga menceritakan bagaimana dirinya menghadapi berbagai ancaman, baik yang datang secara terbuka maupun secara halus. Salah satu ancaman yang dihadapi Prabowo adalah terkait ekonomi, di mana ada pihak-pihak yang berusaha mengintimidasi dengan cara-cara psikologis seperti adu domba dan penyebaran fitnah.

“Di awal mereka tertawakan saya dan saya tahu mereka mengancam saya. Saya tahu saya diancam, nanti harga saham harga indeks saham akan turun,” tambahnya. Prabowo menjelaskan bahwa ancaman ini datang tidak hanya dalam bentuk pernyataan langsung, tetapi juga melalui hoaks dan fitnah yang dilancarkan untuk melemahkan upaya reformasi yang ia gagas.

Meski menghadapi tantangan besar, Prabowo tetap teguh pada visinya untuk membawa perubahan positif bagi Indonesia. Ia menegaskan bahwa meskipun tantangan ini besar, ia berkomitmen untuk menjalankan program-program tersebut demi menciptakan masa depan yang lebih baik bagi rakyat Indonesia.

Sebagai bagian dari upaya Prabowo untuk mencapai program makan bergizi gratis, Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Yandri Susanto, berharap Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dapat berperan aktif dalam menyuplai bahan pokok bergizi gratis bagi masyarakat. “BUMDes bisa menjadi penyuplai makanan bergizi bagi warga, terutama di daerah-daerah yang membutuhkan,” ujar Yandri, mendukung upaya Prabowo.

Dengan berbagai tantangan dan ancaman yang dihadapi, langkah Prabowo untuk mencapai pemerintahan yang bersih dan menanggulangi masalah kemiskinan dan kelaparan menunjukkan komitmennya yang tinggi untuk memajukan Indonesia. Meski banyak yang meragukan, Prabowo tetap bertekad untuk menjalankan visinya demi kesejahteraan rakyat Indonesia.

(N/014)

0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru