Jalan Rusak Puluhan Tahun, Warga Pantar Geram Gubernur NTT Abaikan Mereka
ALOR, NTT Masyarakat Pulau Pantar, Kabupaten Alor, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), menyoroti kondisi ruas jalan yang rusak parah dan
NASIONAL
MAGELANG -Pendakwah kondang sekaligus Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama, Gus Miftah, menjadi sorotan publik setelah potongan video dirinya berdakwah di Magelang viral di media sosial. Video tersebut menuai reaksi negatif lantaran memperlihatkan Gus Miftah melontarkan candaan kepada seorang pedagang es keliling yang dianggap tidak pantas.
Dalam video yang beredar, Gus Miftah tampak bertanya kepada pedagang es mengenai kondisi jualannya. Namun, komentar berikutnya memicu kontroversi. “Es tehmu sih akeh (masih banyak)? Ya, sana jual gob*ok. Jual dulu, nanti kalau belum laku, ya sudah, takdir,” ujar Gus Miftah dalam video tersebut.
Sahabat Gus Miftah sekaligus pengasuh Pondok Pesantren API Tegalrejo Magelang, Gus Yusuf Chudhory, memberikan klarifikasi terkait kejadian tersebut. Ia mengatakan bahwa situasi dalam video tersebut adalah bagian dari gaya komunikasi Gus Miftah yang khas dan santai.
“Terkait video Gus Miftah dengan bakul es di Magelang, saya kebetulan ada di samping beliau saat itu. Itu spontan, kok, bagian dari komunikasi Gus Miftah dengan jemaahnya, guyonan biasa,” kata Gus Yusuf, Selasa (3/12).
Menurut Gus Yusuf, Gus Miftah dikenal dekat dengan para jemaahnya dan sering menggunakan gaya bercanda untuk mencairkan suasana. Ia juga menegaskan bahwa Gus Miftah tidak memiliki niat untuk merendahkan pedagang kecil.
“Gus Miftah sering borong dagangan jemaah, melarisi jajan mereka. Jadi tolong jangan dipotong videonya. Kalau bisa, datang langsung ke majelisnya agar paham cara beliau berinteraksi,” tambah Gus Yusuf.
Sebagai bukti bahwa Gus Miftah mendukung pedagang kecil, Gus Yusuf mengingatkan bagaimana Gus Miftah pernah membantu seorang pedagang tahu aci bernama Indah, yang ternyata mahasiswi UIN Pekalongan. Kala itu, Gus Miftah membantu membayar Uang Kuliah Tunggal (UKT) mahasiswi tersebut.
“Cara beliau bercanda memang sering disalahpahami karena tidak semua orang melihat interaksi secara utuh. Gus Miftah adalah sosok yang sangat dekat dengan jemaahnya, dan niatnya selalu untuk membantu,” tegas Gus Yusuf.
Melalui akun Instagram pribadinya, Gus Miftah mengunggah video yang memperlihatkan aksinya memborong jualan pedagang yang hadir dalam acara pengajiannya. Dalam unggahan tersebut, Gus Miftah menulis, “Sukses tidak melulu soal harta dan takhta, tapi tentang menebar cinta, bahagia, dan berbagi untuk membantu sesama.”
Gaya komunikasi Gus Miftah yang santai dan penuh candaan kembali menuai beragam reaksi. Kendati demikian, klarifikasi dari sahabatnya dan rekam jejak aksinya dalam mendukung pedagang kecil menjadi pengingat bahwa video viral sering kali tidak menunjukkan konteks yang utuh.
(N/014)
ALOR, NTT Masyarakat Pulau Pantar, Kabupaten Alor, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), menyoroti kondisi ruas jalan yang rusak parah dan
NASIONAL
Advertorial.PELAKSANAAN Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) tahun 2026 yang digagas oleh Kodim 0207/Simalungun telah menunjukkan sec
PEMERINTAHAN
DENPASAR Kompol I Ketut Tomiyasa, Kapolsek Denpasar Timur (Dentim), memimpin Apel Jam Pimpinan di halaman Mako Polsek Denpasar Timur, Ka
NASIONAL
DENPASAR Polsek Denpasar Timur melaksanakan patroli dialogis untuk mencegah aksi premanisme dan menjaga situasi keamanan serta ketertiba
NASIONAL
TABANAN Kantor Wilayah Kementerian Hukum Bali mendorong penguatan peran paralegal dan optimalisasi Pos Bantuan Hukum (Posbankum) di ting
NASIONAL
SUMATERA UTARA Menyambut arus mudik dan balik Idul Fitri 1447 Hijriah, PT Hakaaston (HKA), operator jalan tol Ruas Kuala Tanjung Teb
PEMERINTAHAN
OlehMichael F. UmbasTIDAK semua pertemuan tingkat tinggi dunia melahirkan sejarah. Banyak di antaranya yang berlalu sekadar menjadi ajang f
OPINI
JAKARTA Pemerintah Indonesia menyepakati perpanjangan Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) untuk PT Freeport Indonesia (PTFI) sebagai b
EKONOMI
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi melantik enam pejabat pimpinan tinggi pratama pada Jumat, 20 Februari 2026. Salah satu yang dilanti
NASIONAL
BINJAI, SUMUT Kasus dugaan korupsi di Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Ketapangtan) Kota Binjai terus berkembang. Setelah mantan ke
HUKUM DAN KRIMINAL