Krisis Pangan Global Mengintai, Mentan Amran Sebut Konglomerat Dunia Diam-diam Serbu Sektor Pertanian
JAKARTA Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengungkapkan, sejumlah konglomerat dunia diamdiam mulai berinvestasi di sektor pertanian
EKONOMI
MAGELANG -Pendakwah kondang sekaligus Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama, Gus Miftah, menjadi sorotan publik setelah potongan video dirinya berdakwah di Magelang viral di media sosial. Video tersebut menuai reaksi negatif lantaran memperlihatkan Gus Miftah melontarkan candaan kepada seorang pedagang es keliling yang dianggap tidak pantas.
Dalam video yang beredar, Gus Miftah tampak bertanya kepada pedagang es mengenai kondisi jualannya. Namun, komentar berikutnya memicu kontroversi. “Es tehmu sih akeh (masih banyak)? Ya, sana jual gob*ok. Jual dulu, nanti kalau belum laku, ya sudah, takdir,” ujar Gus Miftah dalam video tersebut.
Sahabat Gus Miftah sekaligus pengasuh Pondok Pesantren API Tegalrejo Magelang, Gus Yusuf Chudhory, memberikan klarifikasi terkait kejadian tersebut. Ia mengatakan bahwa situasi dalam video tersebut adalah bagian dari gaya komunikasi Gus Miftah yang khas dan santai.
“Terkait video Gus Miftah dengan bakul es di Magelang, saya kebetulan ada di samping beliau saat itu. Itu spontan, kok, bagian dari komunikasi Gus Miftah dengan jemaahnya, guyonan biasa,” kata Gus Yusuf, Selasa (3/12).
Menurut Gus Yusuf, Gus Miftah dikenal dekat dengan para jemaahnya dan sering menggunakan gaya bercanda untuk mencairkan suasana. Ia juga menegaskan bahwa Gus Miftah tidak memiliki niat untuk merendahkan pedagang kecil.
“Gus Miftah sering borong dagangan jemaah, melarisi jajan mereka. Jadi tolong jangan dipotong videonya. Kalau bisa, datang langsung ke majelisnya agar paham cara beliau berinteraksi,” tambah Gus Yusuf.
Sebagai bukti bahwa Gus Miftah mendukung pedagang kecil, Gus Yusuf mengingatkan bagaimana Gus Miftah pernah membantu seorang pedagang tahu aci bernama Indah, yang ternyata mahasiswi UIN Pekalongan. Kala itu, Gus Miftah membantu membayar Uang Kuliah Tunggal (UKT) mahasiswi tersebut.
“Cara beliau bercanda memang sering disalahpahami karena tidak semua orang melihat interaksi secara utuh. Gus Miftah adalah sosok yang sangat dekat dengan jemaahnya, dan niatnya selalu untuk membantu,” tegas Gus Yusuf.
Melalui akun Instagram pribadinya, Gus Miftah mengunggah video yang memperlihatkan aksinya memborong jualan pedagang yang hadir dalam acara pengajiannya. Dalam unggahan tersebut, Gus Miftah menulis, “Sukses tidak melulu soal harta dan takhta, tapi tentang menebar cinta, bahagia, dan berbagi untuk membantu sesama.”
Gaya komunikasi Gus Miftah yang santai dan penuh candaan kembali menuai beragam reaksi. Kendati demikian, klarifikasi dari sahabatnya dan rekam jejak aksinya dalam mendukung pedagang kecil menjadi pengingat bahwa video viral sering kali tidak menunjukkan konteks yang utuh.
(N/014)
JAKARTA Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengungkapkan, sejumlah konglomerat dunia diamdiam mulai berinvestasi di sektor pertanian
EKONOMI
MEDAN Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara melalui Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) terus memperkuat tata kelola aset daera
PEMERINTAHAN
ACEH TENGAH Sejumlah desa di lima kecamatan di Aceh Tengah kembali dilanda banjir luapan akibat hujan deras yang mengguyur kawasan terse
PERISTIWA
GAZA Serangan udara kembali dilancarkan Israel Defense Forces (IDF) ke wilayah Jalur Gaza pada Senin, 6 April 2026, di tengah berlangsun
INTERNASIONAL
JAKARTA Istana Kepresidenan merespons santai video viral pengamat politik Saiful Mujani yang menyinggung soal menjatuhkan Presiden Pra
NASIONAL
JAKARTA Pengamat politik Saiful Mujani angkat bicara terkait potongan video viral yang menampilkan dirinya berbicara soal menjatuhkan
POLITIK
JAKARTA Isu perombakan Kabinet Merah Putih mencuat di tengah dinamika politik dan tekanan geopolitik global. Pihak Istana Kepresidenan m
NASIONAL
JAKARTA Mantan staf khusus Presiden ke7 RI, Andi Taufan Garuda Putra, menyatakan tidak mengetahui pokok perkara dalam kasus dugaan koru
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Dinamika internal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Kota Medan kembali mencuat. Kader akar rumput PDIP Medan Amplas,
POLITIK
JAKARTA Ombudsman Perwakilan Provinsi Sumatera Utara tengah menjadi sorotan tajam setelah sejumlah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan
HUKUM DAN KRIMINAL