Soal Foto Jimmy Masrin Hingga Kulkas Wiski di Lapas Cibinong, Dirjen PAS Buka Suara di DPR
JAKARTA Direktur Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Dirjen PAS) Mashudi menjelaskan alasan foto terpidana ka
NASIONAL
MEDAN — Kabar baik datang bagi masyarakat Kota Medan.
Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menegaskan bahwa Pemerintah Kota Medan tidak akan menaikkan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), baik untuk tahun ini maupun dalam waktu dekat.
Kebijakan ini sejalan dengan arahan pemerintah pusat, khususnya Surat Edaran Menteri Dalam Negeri yang melarang pemerintah daerah menaikkan PBB secara signifikan, apalagi hingga di atas 100 persen.
"Pada kondisi saat ini, SE Mendagri itu merupakan hal yang baik dan kami di Pemko Medan akan patuhi sepenuhnya. Tidak akan ada kenaikan PBB tahun ini," ujar Rico Waas, Selasa (26/8/2025).
Wali Kota Rico Waas menuturkan bahwa keputusan ini diambil setelah mempertimbangkan kondisi ekonomi warga Medan yang dinilainya masih belum sepenuhnya pulih.
"Daya beli masyarakat saat ini masih tertatih. Maka, kami tidak ingin menambah beban dengan menaikkan PBB. Ini adalah bentuk empati dan keberpihakan kepada rakyat," jelasnya.
Lebih lanjut, Rico menyampaikan bahwa Pemko Medan saat ini fokus pada optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui sektor-sektor yang sudah ada, tanpa harus menambah beban pajak masyarakat.
"Fokus kami adalah menertibkan dan memaksimalkan potensi pajak yang ada. Jangan sampai terjadi kebocoran, terutama di sektor PBB. Kita optimalkan yang sudah ada terlebih dahulu," tegasnya.
Ia menyebutkan bahwa sektor-sektor yang akan diperkuat antara lain BPHTB, pajak restoran, pajak hotel, dan berbagai sumber pajak lainnya yang dikelola oleh Badan Pendapatan Daerah (Bapenda).
"Masih banyak potensi di dalam Bapenda. Kami akan tata lebih rapi dulu agar sistem menjadi sehat dan akuntabel. Kenaikan PBB bukan opsi saat ini," imbuh Rico.
Saat ditanya mengenai potensi kenaikan PBB di tahun 2026, Rico menyampaikan bahwa saat ini pihaknya belum menyusun rencana ke arah tersebut.
"Untuk tahun depan juga belum ada rencana menaikkan PBB. Fokus kami masih pada penataan internal dan penguatan sistem. Kita ingin pastikan keuangan daerah dikelola secara efisien dan berpihak kepada masyarakat," tutupnya.*
JAKARTA Direktur Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Dirjen PAS) Mashudi menjelaskan alasan foto terpidana ka
NASIONAL
JAKARTA Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Plt Dirjenpas) Mashudi mengatakan Ferdy Sambo menjadi salah satu warga binaan ya
NASIONAL
JAKARTA Ombudsman Republik Indonesia (ORI) tidak hadir dalam rapat dengar pendapat (RDP) Komisi XIII DPR RI yang membahas temuan fasilitas
NASIONAL
MEDAN Kualitas udara di sejumlah wilayah Sumatera Utara pada Senin (28/9/2026) tercatat berada dalam kategori sedang berdasarkan indeks kua
KESEHATAN
TAPTENG Banjir kembali melanda Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara, setelah hujan berintensitas tinggi mengguyur wilayah te
PERISTIWA
JAKARTA Kepala Lapas Kelas IIA Cibinong Wisnu Hani Putanto tetap menghadiri rapat Komisi XIII DPR RI di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Seni
NASIONAL
BANDA ACEH Satreskrim Polresta Banda Aceh menangkap dua pria berinisial MR alias Cek (20) dan FS (32) yang diduga terlibat penggelapan sep
HUKUM DAN KRIMINAL
ACEH BESAR Mahasiswa Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Malahayati Aceh, Muhammad Rasya Fadilla (18), meninggal dunia di RSUD Zainoel Abidin
PERISTIWA
MEDAN Polisi menggagalkan peredaran 150 kilogram narkotika jenis sabu dari jaringan internasional yang diduga berasal dari Malaysia. Sabu t
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Timnas Indonesia akan menghadapi Malaysia pada matchday kedua Grup A Divisi 1 FIFA ASEAN Cup 2026, Senin (28/9/2026) malam. Pertan
OLAHRAGA