Dinkes Sumut Kembangkan 52 Puskesmas Rawat Inap Plus untuk Kurangi Penumpukan Pasien RS
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melalui Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara berencana mengembangkan 52 puskesmas menjadi Pu
KESEHATAN
PADANGSIDIMPUAN — Masyarakat Kota Padangsidimpuan mendesak Pemerintah Kota dan aparat kepolisian agar segera mengaktifkan kembali sistem keamanan lingkungan (Siskamling) di setiap RT dan RW, menyusul meningkatnya kekhawatiran atas situasi keamanan di sejumlah wilayah.
Permintaan ini sejalan dengan Surat Edaran Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian Nomor 300.1.4/e.1/BAK tanggal 3 September 2025, yang memerintahkan pengaktifan Siskamling dan pos ronda tingkat RT/RW sebagai bagian dari upaya menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat (trantibumlinmas).
Dalam surat edaran tersebut, Mendagri menegaskan pentingnya peran Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) dalam mendukung upaya pemeliharaan ketentraman dan keamanan di tingkat lokal.
Pemerintah daerah diminta memastikan jalannya sistem keamanan berbasis komunitas secara efektif, termasuk memantau pelaksanaannya melalui aparat di lapangan.
Keresahan masyarakat Padangsidimpuan bukan tanpa alasan. Dalam beberapa pekan terakhir, berbagai tindak kriminal seperti pencurian, curanmor, tawuran, hingga percobaan begal mulai merebak di sejumlah titik rawan.
"Baru-baru ini terjadi percobaan begal di daerah Desa Aek Bayur dan Kelurahan Padang Matinggi Lestari, tepatnya di sekitar Sekolah Yayasan Nurul Ilmi. Ini sangat meresahkan," ujar seorang warga kepada Bitvonline, Kamis (11/9/2025).
Tak hanya itu, balap liar dan tawuran remaja juga mulai marak kembali pada malam hari, mengancam ketenangan warga di berbagai kelurahan.
Dukungan untuk pengaktifan kembali Siskamling datang dari berbagai elemen masyarakat, termasuk tokoh adat, tokoh agama, dan kelompok pemuda seperti Naposo Nauli Bulung.
"Kami sangat mendukung agar pos Siskamling kembali diaktifkan. Ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tapi juga tanggung jawab bersama warga untuk menjaga keamanan lingkungan," ujar salah satu tokoh masyarakat di Kota Padangsidimpuan.
Menurutnya, keberadaan pos ronda dapat menjadi benteng awal pencegahan kriminalitas, terutama di wilayah-wilayah yang rawan dan jarang dilalui masyarakat pada malam hari.
Masyarakat berharap Pemerintah Kota Padangsidimpuan segera menindaklanjuti imbauan dari Kemendagri dan menggandeng aparat kepolisian serta instansi terkait dalam merealisasikan pengaktifan pos Siskamling.
"Kami mohon agar Pemko dan Polres Padangsidimpuan bersinergi. Jangan tunggu jatuh korban dulu. Kami ingin keluar rumah malam hari dengan rasa aman," tegas warga lainnya.
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melalui Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara berencana mengembangkan 52 puskesmas menjadi Pu
KESEHATAN
MEDAN Perum Bulog Kantor Wilayah Sumatera Utara menerima tambahan pasokan beras sebanyak 27.000 ton dari gudang Bulog di Jakarta. Tambah
EKONOMI
CILACAP Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di wilayah Kabupaten Cilacap, Provinsi Jawa Te
HUKUM DAN KRIMINAL
ACEH BESAR Umat Islam diminta melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan ibadah selama bulan Ramadhan, mulai dari puasa, shalat, zakat hing
AGAMA
JAKARTA Anggota Komisi III DPR RI, Rudianto Lallo, menekankan agar aparat penegak hukum berhatihati dalam membawa suatu perkara ke pros
HUKUM DAN KRIMINAL
BANDA ACEH Pemerintah Provinsi Aceh melalui Dinas Perhubungan kembali menyediakan program mudik gratis bagi masyarakat pada 2026. Progra
NASIONAL
BINJAI Pemerintah Kota Binjai melalui Dewan Pengurus Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) kembali menggelar kegiatan Tausiyah Ramad
PEMERINTAHAN
JAKARTA Polemik ijazah Presiden Ke7 RI, Joko Widodo, dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka kembali menemukan titik terang. Peneliti
NASIONAL
MEDAN Sidang pembacaan nota pembelaan atau pleidoi terdakwa Rasuli Efendi Siregar berlangsung di ruang utama Pengadilan Negeri Medan, Ka
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Tersangka kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke7 RI, Joko Widodo, Rismon Sianipar, mengundang Roy Suryo, dr Tifa, dan sejumla
NASIONAL