Ia menambahkan, kedua program tersebut akan berdampak besar terhadap penataan ruang wilayah di Sumut.
Kehadiran hunian yang layak dan terencana akan mendorong tumbuhnya kawasan perkotaan baru serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat."Oleh karena itu, kita perhatikan benar-benar integrasinya dengan transportasi publik, sarana dan prasarana, serta utilitas seperti drainase, sanitasi, air bersih, jalan lingkungan, dan ruang terbuka hijau," ujarnya.
Lebih lanjut, Hasmirizal mengajak masyarakat untuk benar-benar memanfaatkan program perumahan untuk MBR serta program rehabilitasi RTLH. Pemerintah, katanya, telah menghadirkan berbagai kemudahan agar akses terhadap hunian layak semakin terbuka.
"Melalui Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP), kini masyarakat lebih mudah mengakses program ini. Uang muka hanya 1%, bunga flat 5%, tidak ada biaya notaris, bunga 0%, dan Bea Balik Nama (BBN) gratis. Ini sangat membantu masyarakat," pungkasnya.*