BREAKING NEWS
Kamis, 15 Januari 2026

Viral! Siswa SMK di Jambi Temukan Belatung dalam Menu Makan Bergizi Gratis (MBG)

Adelia Syafitri - Kamis, 25 September 2025 17:11 WIB
Viral! Siswa SMK di Jambi Temukan Belatung dalam Menu Makan Bergizi Gratis (MBG)
Suasana SMKN 2 Kota Jambi (foto : sekolah kita)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
JAKARTA - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali jadi sorotan. Kali ini, seorang siswa SMK Negeri 3 Kota Jambi menemukan belatung dalam menu makan siang yang disediakan lewat program MBG.

Insiden itu terjadi pada Senin, 22 September 2025, dan sempat terekam dalam video yang kini viral di media sosial.

Dalam video yang diterima , terlihat jelas belatung bercampur dengan nasi dan sayuran. Video tersebut langsung memicu kekhawatiran dari masyarakat, khususnya para orang tua siswa.

Baca Juga:
Kepala SMKN 2 Kota Jambi, Woro Handayani, membenarkan kejadian tersebut.

"Benar, itu ditemukan pada hari pertama penerimaan MBG di sekolah kita," ujarnya saat ditemui di kantornya, Kamis (25/9/2025) sore.

Menurut Woro, belatung tersebut hanya ditemukan dalam satu wadah makanan. Ia menduga belatung berasal dari buah yang berada dalam kemasan yang sama dengan nasi dan sayur.

"Nasinya dan lauknya tidak ada yang basi. Kemungkinan dari buah yang tercampur di dalam wadah," jelasnya.

Woro juga menyampaikan bahwa pihak sekolah telah mengimbau siswa untuk segera melapor bila menemukan kejanggalan dalam menu MBG, baik dalam bentuk makanan basi maupun benda asing.

"Kemampuan pihak sekolah sangat terbatas untuk memeriksa satu per satu kondisi MBG tersebut," ujarnya.

Saat ini, SMKN 2 Kota Jambi memiliki sekitar 2.400 siswa, di mana 1.800 siswa menerima MBG setiap hari. Sebanyak 800 siswa lainnya sedang magang di luar sekolah.

Dapur penyedia MBG, yang berada di Kelurahan Pasir Putih, Kecamatan Jambi Selatan, hingga kini belum memberikan pernyataan resmi. Satpam dapur, Adi, mengatakan bahwa kepala dapur sedang tidak berada di tempat.

"Kepala Dapurnya lagi ke luar," ujar Adi saat dikonfirmasi.

Upaya konfirmasi lebih lanjut melalui telepon dan pesan singkat kepada pihak dapur juga belum mendapat respons.

Kasus ini menambah daftar panjang permasalahan dalam implementasi program MBG di berbagai daerah. Sebelumnya, 1.333 siswa di Bandung Barat dilaporkan mengalami keracunan massal diduga akibat konsumsi MBG. Kasus serupa juga terjadi di Palembang, di mana 15 murid SD mengalami mual dan muntah usai menyantap menu MBG.

Program MBG sejatinya bertujuan memberikan asupan gizi seimbang bagi siswa. Namun, insiden seperti ini menyoroti perlunya pengawasan ketat, standar kebersihan, dan kualitas bahan pangan yang lebih baik agar keamanan konsumsi siswa tetap terjaga.*

Editor
:
0 komentar
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru