BREAKING NEWS
Selasa, 03 Maret 2026

Petani Toba Curhat ke Bobby Nasution: Jalan Rusak, Pupuk Mahal, Hasil Murah

Abyadi Siregar - Jumat, 26 September 2025 10:19 WIB
Petani Toba Curhat ke Bobby Nasution: Jalan Rusak, Pupuk Mahal, Hasil Murah
Gubsu Muhammad Bobby Afif Nasution berdialog bersama masyarakat pada kegiatan Sapa Daerah (SADA) di Kelurahan Parsoburan Tonga, Kecamatan Habinsaran, Kabupaten Toba, Kamis malam (25/9/2025). (foto: Diskominfo Sumut / Fahmi Aulia)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
TOBA – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution melakukan dialog langsung dengan masyarakat Kecamatan Habinsaran, Borbor, dan Nassau di Kelurahan Parsoburan, Kabupaten Toba, Kamis malam (25/9/2025).

Dalam kunjungan kerja tersebut, Gubernur menerima berbagai keluhan masyarakat, khususnya dari sektor pertanian yang menjadi tulang punggung ekonomi warga setempat.

Keluhan utama yang disampaikan warga menyangkut mahalnya harga pupuk dan alat pertanian, serta rendahnya harga jual hasil pertanian dibandingkan wilayah lain.

Baca Juga:
Menanggapi hal itu, Gubernur Bobby menyatakan akan segera mengambil langkah konkret dengan mempertemukan petani, penyedia pupuk, dan pengangkut.

"Kalau saya lihat, akses ke sini yang membuat harga lebih mahal. Kalau kita paksa penyedia pupuk menurunkan harga, atau pengangkutnya ditekan, bisa tumpur mereka. Jadi kita akan pertemukan semua pihak agar ditemukan harga yang adil," ujar Bobby.

Diketahui, harga pupuk jenis Phonska dan Urea di kawasan tersebut mencapai Rp270.000 per karung, jauh di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang seharusnya hanya Rp230.000 per karung.

Tak hanya soal pupuk, warga juga mengeluhkan harga hasil pertanian yang rendah akibat akses jalan yang rusak dan berdampak pada biaya distribusi yang tinggi.

Gubernur Bobby menyebut, kondisi infrastruktur menjadi salah satu penyebab utama rendahnya daya saing produk pertanian lokal.

"Waktu tempuh yang seharusnya satu jam, jadi dua jam lebih. Ini jelas memengaruhi cost. Oleh karena itu, jalan di daerah ini akan mulai kita kerjakan tahun ini dan dilanjutkan tahun depan," tegas Bobby.

Di bidang pendidikan, masyarakat juga menyampaikan keluhan mengenai minimnya tenaga pengajar dan akses sulit menuju SMAN 2 Habinsaran.

Akibatnya, banyak orang tua lebih memilih menyekolahkan anaknya ke sekolah lain di luar wilayah tersebut.

"Kalau akses jalan itu statusnya milik kabupaten. Tadi Pak Bupati menyampaikan akan dibuat perencanaannya, mudah-mudahan tahun depan jalannya diperbaiki. Soal guru, nanti akan kita evaluasi kebutuhan riil-nya," kata Bobby.

Seorang warga bernama Pandapotan Pardosi menyampaikan harapannya agar perbaikan jalan dan pengaturan harga pupuk bisa segera terealisasi.

"Kalau jalan kata Pak Gubernur dikerjakan tahun depan, kami tidak masalah, yang penting benar-benar jadi. Tapi untuk pupuk dan harga hasil tani, mohon bisa lebih cepat, karena hampir semua kami di sini petani," ujarnya.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut Bupati Toba Effendi Sintong P. Napitupulu, Ketua PKK Toba Astita Simanjuntak, serta unsur Forkopimda Kabupaten Toba.

Hadir pula Kadis PUPR Sumut Hendra Dermawan Siregar, Kadis Koperasi dan UKM Naslindo Sirait, serta beberapa pejabat OPD lainnya.

Dialog ini menjadi bagian dari komitmen Gubernur Bobby Nasution dalam membangun komunikasi dua arah antara pemerintah dan masyarakat, serta mencari solusi langsung di lapangan terhadap persoalan-persoalan yang dihadapi warga.*

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Rupiah Dibuka Melemah di Rp16.791, Didorong Data Ekonomi AS yang Kuat
IFPI Bali Gelar Jalan Sehat dan Pasar Murah, Sekda Bali Ajak Masyarakat Dukung UMKM Lokal dan Hidup Sehat
Bobby Nasution Pastikan Jalan Rusak Labura-Toba Diperbaiki Bertahap Mulai Tahun Ini
APBD 2025 Disesuaikan! Sidang Paripurna DPRD Padangsidimpuan Soroti Turunnya Pendapatan Daerah
Bobby Nasution Tinjau RSUD Aek Kanopan, Pastikan Layanan Berobat Gratis Siap Hadapi Lonjakan Pasien
Produksi Jagung di Pematangsiantar Tembus 9.700 Ton, Naik Signifikan Berkat Metode KSA
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru