BREAKING NEWS
Jumat, 03 April 2026

Puluhan Kades Geruduk Kantor BMBK Lampung, Desak Perbaikan Jalan Rusak di Pesawaran

Ahmad Yani Setiawan - Sabtu, 27 September 2025 07:26 WIB
Puluhan Kades Geruduk Kantor BMBK Lampung, Desak Perbaikan Jalan Rusak di Pesawaran
Puluhan kepala desa dari Kecamatan Way Khilau, Kabupaten Pesawaran, mendatangi Kantor Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Provinsi Lampung, Jumat (26/9). (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
PESAWARAN— Puluhan kepala desa dari Kecamatan Way Khilau, Kabupaten Pesawaran, mendatangi Kantor Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Provinsi Lampung, Jumat (26/9).

Aksi ini dilakukan sebagai bentuk protes atas kerusakan parah ruas jalan provinsi yang hingga kini belum tersentuh perbaikan.

Dengan wajah penuh harap dan semangat yang sama, para kades bersatu menyuarakan aspirasi warganya: memperjuangkan akses jalan yang layak demi kelangsungan hidup dan roda ekonomi masyarakat.

Baca Juga:
Turut mendampingi para kades, Anggota DPRD Provinsi Lampung dari Fraksi Partai Golkar, Mustika Bahrum.

Politisi muda yang duduk di Komisi I itu tampak serius menyimak keluhan yang disampaikan para kepala desa sebelum memfasilitasi audiensi langsung dengan Kepala Dinas BMBK, M. Taufiqullah.

Dalam pertemuan tersebut, dua ruas jalan menjadi sorotan utama: Gedong Tataan – Kedondong dan Kedondong – Pardasuka.

Jalan provinsi yang menjadi urat nadi penghubung antara Kabupaten Pesawaran dan wilayah tetangga itu kini dalam kondisi rusak berat.

"Kalau hujan, jalannya becek dan berlubang. Kalau kemarau, debunya bikin sesak. Padahal ini akses utama untuk mengangkut hasil bumi dan anak-anak pergi ke sekolah," ujar salah seorang kepala desa saat audiensi.

Kerusakan jalan tersebut telah berdampak signifikan terhadap kehidupan masyarakat.

Biaya transportasi membengkak, distribusi hasil pertanian terhambat, dan anak-anak sekolah kerap terlambat karena kondisi jalan yang memprihatinkan.

Mustika Bahrum menyampaikan bahwa dirinya memahami betul keresahan yang dirasakan masyarakat.

Ia menegaskan bahwa perjuangan ini bukan sekadar janji, melainkan bentuk tanggung jawab sebagai wakil rakyat.

"Kita pernah berhasil memperjuangkan perbaikan ruas Kedondong – Way Lima dengan anggaran Rp5,4 miliar. Sekarang jalan itu sudah mulus dan dinikmati warga," ungkap Mustika.

Ia menambahkan bahwa saat ini pihaknya mendorong agar dua ruas vital lainnya bisa segera masuk dalam prioritas pembangunan, meskipun pemerintah daerah masih menghadapi keterbatasan anggaran.

"Gedong Tataan – Kedondong dan Kedondong – Pardasuka adalah kebutuhan mendesak. Jika dua ruas ini diperbaiki, maka roda perekonomian masyarakat akan bergerak lebih cepat," tegasnya.

Meski audiensi hari ini hanya menjadi langkah awal, namun bagi warga Way Khilau, hal itu membawa secercah harapan.

Mereka kini menaruh kepercayaan pada Mustika Bahrum untuk memperjuangkan akses jalan yang lebih layak.

Harapan itu bukan tanpa alasan. Di pundak wakil rakyat inilah aspirasi masyarakat desa digantungkan, demi jalan yang tak lagi berlubang, dan masa depan yang lebih menjanjikan.*

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Warga Pamekasan Minta Bupati Perjuangkan Tarif Pita Cukai Rokok Lebih Murah
Apindo: PHK di Industri Tekstil Tidak Bisa Disalahkan pada Satu Kementerian
DPR dan Pemerintah Sepakat Ubah Kementerian BUMN Jadi Badan Pengelola BUMN
Menkeu Purbaya Minta Hotman Paris Sabar Hadapi Turunnya Bunga Deposito Bank
Ketua Yayasan Mesjid Zainal Abidin Lapor Polisi atas Dugaan Pengerusakan, Jemaah Desak Tersangka Segera Ditangkap
KPK Geledah Rumah Dinas Gubernur Kalbar Ria Norsan dan Bupati Mempawah Terkait Kasus Korupsi Proyek Jalan
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru