Dua Kubu Keraton Solo Bersitegang, Kirab Pusaka Malam 1 Suro Masih Tanpa Titik Temu
SOLO Rencana pelaksanaan Kirab Pusaka Malam 1 Suro di Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat belum menemui titik terang. Dua kubu yang
SENI DAN BUDAYA
JAKARTA, – Kementerian Transmigrasi dan Kementerian Perindustrian menandatangani nota kesepahaman (MoU) kerja sama strategis pengembangan 154 kawasan transmigrasi, Jumat (26/9/2025).
Penandatanganan ini bertujuan mengintegrasikan kekuatan sumber daya transmigrasi dengan keunggulan industri, seperti modal, teknologi, dan akses pasar, guna mendorong terbentuknya sentra industri baru di kawasan transmigrasi.
Baca Juga:Acara penandatanganan disaksikan Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pengembangan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), di kantor Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pengembangan Kewilayahan, Jakarta.
"Tadi sudah kita saksikan bersama penandatanganan MoU antara dua kementerian yang strategis, karena berbicara Indonesia masa depan tidak terlepas dari seberapa maju dan berkembang industrinya," kata Menko AHY.
Ia menekankan bahwa pertumbuhan ekonomi yang tinggi menuju 8 persen membutuhkan industri yang kuat dan mandiri, yang harus dikawal bersama-sama.
Menteri Transmigrasi, M. Iftitah Sulaiman Suryanagara, menyebut kerja sama ini merupakan bagian dari program Trans Gotong Royong.
"Kementerian Transmigrasi membutuhkan mitra industri karena mereka memiliki tiga keunggulan, yakni akses permodalan, teknologi, dan posisi sebagai offtaker. Sementara kekuatan transmigrasi adalah lahan dan tenaga kerja," ujarnya.
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menambahkan, kerja sama ini mencakup pengembangan industri di kawasan transmigrasi, pemberdayaan masyarakat dan sumber daya lokal, serta pengembangan SDM demi tercapainya kawasan transmigrasi yang terintegrasi dengan basis industri.
Ia menyebut nota kesepahaman ini sejalan dengan visi besar Presiden melalui Asta Cita, khususnya nomor 5 dan 6 terkait hilirisasi industri dan pembangunan dari desa.
Baca Juga:Menko AHY mengapresiasi kerja sama ini sebagai langkah strategis untuk menciptakan lapangan pekerjaan dan mengoptimalkan potensi ekonomi Indonesia di tengah tekanan ekonomi global.
Ia juga menyinggung program Tim Ekspedisi Patriot (TEP) yang melibatkan 2.000 peneliti dari berbagai universitas untuk melakukan riset dan pemetaan potensi kawasan transmigrasi.
"Link and match antara kampus, industri, dan pengelola kawasan transmigrasi ini diharapkan hadirkan sentra-sentra pertumbuhan baru, memperkuat industri, meningkatkan kemandirian, dan kesejahteraan masyarakat transmigran serta lokal," pungkas Menko AHY.*
(KM/P)
SOLO Rencana pelaksanaan Kirab Pusaka Malam 1 Suro di Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat belum menemui titik terang. Dua kubu yang
SENI DAN BUDAYA
JAKARTA Menteri Koperasi Ferry Juliantono menegaskan bahwa pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan tidak bisa hanya ditopang oleh satu se
EKONOMI
MIMIKA Komando Distrik Militer (Kodim) 1710/Mimika memulai pembangunan enam Jembatan Garuda yang tersebar di tiga distrik di Kabupaten M
NASIONAL
JAKARTA Pusat Penerangan (Puspen) TNI menggelar dialog interaktif bertajuk Ngobrol Santai Kapuspen TNI Bersama Media di Aula Balai War
NASIONAL
BANDA ACEH Ny. Mukarramah Fadhlullah terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (PERWOSI) Aceh p
OLAHRAGA
BANDA ACEH Pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Banda Aceh periode 20242029 resmi dilantik dalam acara yang berlang
PENDIDIKAN
BANDA ACEH Dosen bersama mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Aceh (FKM Unmuha) berhasil mengembangkan inovasi
PENDIDIKAN
MEDAN Video mobil pemadam kebakaran (damkar) Kota Medan yang terekam memasok air bersih ke sebuah rumah di kawasan Jalan STM Gang Suka Cit
PERISTIWA
BANDA ACEH Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera, Muhammad Tito Karnavian, mendor
NASIONAL
BANDA ACEH Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera, Muhammad Tito Karnavian, memint
NASIONAL