Saat Indonesia Rayakan Kemerdekaan, 4.700 Pekerja Migas PHI Tetap Bertugas 24 Jam
BALIKPAPAN Ketika sebagian besar masyarakat Indonesia merayakan Hari Ulang Tahun ke81 Kemerdekaan Republik Indonesia, ribuan pekerja mi
EKONOMI
BANDA ACEH — Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Aceh, Irjen Pol Marzuki Ali Basyah, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk meninggalkan narasi perpecahan dan mulai fokus membangun Aceh yang harmonis dan sejahtera.
"Sudah bukan waktunya lagi membahas disharmoni ataupun disintegrasi. Sekarang adalah waktunya membangun," ujar Irjen Marzuki saat memberikan keterangan di Banda Aceh, Sabtu (4/10).
Menurutnya, rakyat Aceh perlu memperkuat harmonisasi dalam kehidupan bermasyarakat.Baca Juga:
Harmonisasi yang dimaksud mencakup keselarasan, keserasian, dan keseimbangan antarelemen yang berbeda agar mampu berjalan bersama menuju kemajuan.
"Upaya menciptakan hubungan yang baik dan serasi di tengah masyarakat yang majemuk adalah kunci untuk mencapai kehidupan yang damai, sejahtera, dan saling menghormati," ujarnya.
Irjen Marzuki juga menyoroti pentingnya kolaborasi lintas sektor melalui pendekatan Pentahelix, yakni kerja sama antara lima pilar utama: pemerintah, masyarakat, dunia usaha, akademisi, dan media.
Model ini dinilai sebagai strategi yang tepat untuk mempercepat pembangunan dan peningkatan kesejahteraan di Aceh.
Ia mencontohkan bahwa konsep kota yang harmonis sudah dicontohkan sejak era Nabi Muhammad SAW melalui pembangunan Kota Madinah yang kini dikenal sebagai konsep kota Madani, sebuah peradaban berlandaskan keadilan, toleransi, dan kemajuan.
Lebih lanjut, Irjen Marzuki mengajak masyarakat Aceh untuk meneladani nilai-nilai harmonisasi yang pernah diterapkan oleh Sultan Iskandar Muda, yang memimpin Kesultanan Aceh Darussalam pada periode 1607–1636.
"Di bawah kepemimpinannya, Aceh mencapai puncak kejayaan, menjadi kerajaan terluas dan terkaya di kawasan Selat Malaka dan wilayah barat Nusantara," jelasnya.
Ia juga menyinggung kawasan Peunayong, yang kini dikenal sebagai Pecinan Aceh, sebagai simbol keberhasilan penerapan harmonisasi dan inklusivitas pada masa itu.
"Sultan menjadikan Peunayong tempat yang aman dan nyaman bagi tamu luar negeri. Aceh menjadi pusat perdagangan internasional yang ramai dan dikenal dunia," katanya.
Irjen Marzuki menegaskan bahwa nilai-nilai harmonisasi bukan sekadar bagian dari sejarah, namun juga menjadi fondasi penting dalam pembangunan masa kini.
"Harmonisasi mampu menciptakan persatuan, mengurangi konflik, membangun masyarakat yang inklusif, dan meningkatkan efisiensi. Jika ini terwujud, investasi akan masuk, pabrik-pabrik dibangun, dan ekonomi daerah meningkat. Kemiskinan dan pengangguran pun akan menurun," ujarnya optimistis.
Dengan semangat kolaboratif dan rekam jejak sejarah kejayaan, Kapolda berharap Aceh mampu melangkah lebih maju, membangun peradaban yang makmur dan damai untuk generasi yang akan datang.*
BALIKPAPAN Ketika sebagian besar masyarakat Indonesia merayakan Hari Ulang Tahun ke81 Kemerdekaan Republik Indonesia, ribuan pekerja mi
EKONOMI
BENER MERIAH Pemerintah Kabupaten Bener Meriah, Aceh, menuntaskan persiapan paket pekerjaan rehabilitasi dan rekonstruksi infrastruktur
NASIONAL
MEDAN Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution menyiapkan bantuan permodalan senilai Rp50 miliar bagi pelaku usaha mikro, ke
PEMERINTAHAN
ACEH TENGAH Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah mempercepat persiapan relokasi warga Desa Pondok Balik, Kecamatan Ketol, yang tinggal di seki
PERISTIWA
MEDAN Pemerintah Kota Medan memperkuat kerja sama dengan perguruan tinggi untuk mendorong pembangunan yang berbasis ilmu pengetahuan dan
PENDIDIKAN
MEDAN Produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Kota Medan mendapat peluang untuk memperluas pasar setelah Ketua Dewan Kerajinan Na
PEMERINTAHAN
BANDA ACEH Kepala Kepolisian Daerah Aceh Inspektur Jenderal Ruddi Setiawan menerima kunjungan silaturahmi jajaran Yayasan Pendidikan Isl
NASIONAL
MEDAN Penanganan laporan dugaan intimidasi dan perampasan alat kerja jurnalistik yang dialami jurnalis Deddy Irawan kembali dipersoalkan
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Keputusan DPR RI menyetujui Nuzran Johar sebagai Ketua Ombudsman RI dinilai bukan sekadar blunder hukum. Lebih dari itu, dianggap se
POLITIK
BOGOR Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim menghadiri rapat koordinasi sinkronisasi teknis rencana penetapan Alur Pelayaran Masuk Pe
PEMERINTAHAN