Kabar Pratikno Mundur karena Sakit Beredar, Istana: Sehat, Nggak Ada Kabar Sakit
JAKARTA Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi membantah kabar Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaa
POLITIK
JAMBI — Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi resmi membentuk Tim Terpadu Satuan Tugas Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (Satgas PPKS) guna menertibkan gelandangan dan pengemis (gepeng) yang marak di sejumlah ruas jalan dan persimpangan lampu merah di wilayah setempat.
Pelepasan Satgas dilakukan oleh Sekretaris Daerah Kota Jambi Ridwan di Lapangan Utama Kantor Wali Kota Jambi, Sabtu (11/10).
Dalam arahannya, Ridwan meminta seluruh personel bekerja maksimal, terstruktur, dan menjunjung tinggi ketertiban serta keindahan kota, khususnya menjelang pelaksanaan Rapat Kerja Komisariat Wilayah (Komwil) II Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) yang akan digelar di Jambi.Baca Juga:
"Kita ingin Kota Jambi bisa menjadi contoh dalam penanganan masalah sosial di kota lain," ujar Ridwan.
Satgas PPKS beranggotakan 120 personel gabungan dari unsur Dinas Sosial (Dinsos), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Dinas Perhubungan, serta Kasi Trantib dari seluruh kecamatan dan kelurahan.
Tim ini akan disebar ke 19 titik rawan yang menjadi lokasi aktivitas gepeng dan pengemis, terutama di kawasan padat lalu lintas.
Kepala Dinas Sosial Kota Jambi, Yunita Indrawati, menyebut sejumlah lokasi prioritas pengawasan antara lain:
- Simpang JBC (Kecamatan Kota Baru),
- Simpang BI (Kecamatan Telanaipura),
- Simpang Kota Baru,
- Simpang Pulai (Kecamatan Jelutung),
- dan Simpang Bukit Baling.
Yunita menegaskan bahwa pendekatan persuasif tetap menjadi langkah awal dalam penanganan, namun tindakan tegas akan diambil jika pelanggaran terus berulang.
"Kami juga akan melakukan pemulangan terhadap gepeng yang berasal dari luar daerah," katanya.
Ia menambahkan, keberadaan ibu-ibu yang membawa anak-anak kecil untuk meminta-minta di jalanan menjadi salah satu sorotan utama Satgas.
Fenomena ini tidak hanya mengganggu ketertiban, tetapi juga membahayakan keselamatan anak-anak.
"Ini adalah bentuk tanggapan konkret dari pemerintah terhadap keresahan masyarakat," tegas Yunita.
Dalam pelaksanaannya, Sekda Ridwan juga meminta seluruh camat dan lurah turut berperan aktif dalam melakukan pengawasan dan pelaporan secara berkala dari wilayah masing-masing.
Acara pelepasan Satgas ini turut dihadiri oleh Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Mulyadi, Kasat Pol PP Feriadi, serta para camat dan lurah dari seluruh wilayah Kota Jambi.
Langkah ini diharapkan dapat menciptakan suasana kota yang lebih tertib, bersih, dan nyaman, sekaligus memperkuat citra Kota Jambi sebagai tuan rumah yang siap menyambut para kepala daerah dalam forum nasional Apeksi mendatang.*
(at/a008)
JAKARTA Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi membantah kabar Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaa
POLITIK
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto meminta kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di sejumlah wilayah Indonesia segera ditanga
NASIONAL
SERDANG BEDAGAI Dua warga Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura), Sumatera Utara, tewas setelah sepeda motor yang mereka tumpangi tertabra
PERISTIWA
JAKARTA Komisi III DPR RI menggelar rapat tertutup untuk membahas kasus kematian Winda Lorenza Gowasa, mantan istri anggota Polri di Med
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Pakar kebijakan publik Bambang Harymurti mendorong pembentukan lembaga pengelola aset yang independen dalam pembahasan Rancangan
NASIONAL
JAKARTA Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai meminta seluruh jajaran Kementerian HAM di berbagai daerah aktif turun ke masyara
NASIONAL
JAKARTA Antusiasme masyarakat untuk menyaksikan langsung rangkaian upacara peringatan HUT ke81 Kemerdekaan RI di Istana Merdeka terbila
NASIONAL
MEDAN Anggota Komisi I DPRD Kota Medan Robi Barus meminta dugaan jual beli jabatan yang menyeret eks Camat Medan Timur Fernanda diusut s
PEMERINTAHAN
ASAHAN Pangdam I/Bukit Barisan Mayjen TNI Hendy Antariksa melakukan kunjungan kerja ke Makodim 0208/Asahan, Senin (10/8/2026). Dalam kun
PEMERINTAHAN
TANJUNGBALAI Sebanyak 170 mahasiswa Universitas Pembinaan Masyarakat Indonesia (UPMI) Medan diterjunkan untuk mengikuti Kuliah Kerja Nyata
PENDIDIKAN