JAKARTA – Komandan Tim Kampanye Nasional (TKN) Fanta Prabowo-Gibran, Arief Rosyid Hasan, menegaskan bahwa Presiden Prabowo Subianto menunjukkan keberpihakan nyata terhadap generasi muda melalui kebijakan dan formasi pemerintahannya.
Menurut Arief, pelibatan kalangan muda di berbagai posisi strategis dalam pemerintahan merupakan bukti komitmen Presiden dalam mendorong regenerasi kepemimpinan nasional demi menyongsong Indonesia Emas 2045.
"Keberpihakan Presiden Prabowo terhadap generasi muda adalah bukti komitmen beliau dalam membangun bangsa yang tangguh dan berdaya saing," ujar Arief di Jakarta, Sabtu (11/10/2025).
Arief menyoroti pelantikan pejabat negara yang digelar di Istana Negara pada Rabu (8/10), di mana sejumlah tokoh muda dipercaya menduduki posisi penting.
Mereka di antaranya adalah Aminuddin Ma'ruf, Tedi Bharata, Dirgayuza Setiawan, Billy Mambrasar, dan dr. Irene.
Para tokoh muda tersebut, lanjut Arief, melengkapi barisan sosok muda lain yang sebelumnya telah bergabung dalam pemerintahan, seperti Teddy Indra Wijaya, Sudaryono, Angga Raka Prabowo, Dyah Roro Esti, Raffi Ahmad, dan Dzulfikar Tawalla.
"Mereka adalah talenta muda cemerlang yang kini berada di posisi strategis untuk memastikan capaian pembangunan bangsa ke depan," jelas Arief.
Arief menambahkan, langkah Prabowo melibatkan generasi muda bukan hanya sekadar representasi politik, melainkan bagian dari investasi jangka panjang dalam menyiapkan pemimpin masa depan.
"Ini menjadi bagian dari strategi regenerasi kepemimpinan nasional, sekaligus memperkuat jembatan kolaborasi antara generasi muda dan senior," tuturnya.
Ia meyakini, dengan keterlibatan aktif generasi muda dalam proses pemerintahan, Indonesia akan lebih siap memaksimalkan potensi bonus demografi yang sedang terjadi menuju visi besar Indonesia Emas 2045.
"Presiden Prabowo memberi contoh nyata bahwa bangsa besar ini akan terus tumbuh jika senior dan junior berjalan beriringan dalam mewujudkan Visi Presiden: Bersama Indonesia Maju Menuju Indonesia Emas 2045," pungkasnya.*