BRI Peduli Aceh: Salurkan Bantuan Langsung dan Pulihkan Semangat Anak-anak Pascabencana
MEDAN PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) melalui program BRI Peduli menegaskan komitmennya untuk mendukung percepatan pemuliha
NASIONAL
JAKARTA– Ahli digital forensik Rismon Sianipar mendesak Presiden Prabowo Subianto untuk membaca buku berjudul "Jokowi's White Paper", yang disebutnya memuat hasil penelitian ilmiah terkait dugaan kepalsuan ijazah Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi).
Buku tersebut merupakan karya bersama Rismon Sianipar, pakar telematika Roy Suryo, dan pegiat media sosial Tifauzia Tyassuma alias dr. Tifa.
Rismon mengatakan pihaknya telah mengirimkan buku itu ke kediaman Presiden Prabowo di Hambalang, serta ke Sekretariat Negara. Ia berharap Prabowo dapat membaca secara menyeluruh isi buku tersebut.Baca Juga:
"Terakhir kepada Pak Presiden Prabowo Subianto, tolong dibaca buku kami, Pak, yang telah kami kirim ke Hambalang maupun ke Sekretariat Negara," ujar Rismon dalam pernyataannya yang dikutip dari Kompas TV, Jumat (24/10/2025).Rismon menjelaskan, Jokowi's White Paper berisi kumpulan hasil riset dirinya bersama Roy Suryo dan dr. Tifa yang menyoroti dugaan ketidakaslian ijazah milik Jokowi.
Menurutnya, buku ini merupakan bentuk sumbangsih ilmiah kepada bangsa agar masyarakat Indonesia semakin cerdas dan kritis terhadap isu publik."Itulah hasil penelitian kami, sumbangsih kami, upaya kami untuk membuat Indonesia menjadi cerdas dan lebih maju," tambahnya.
Tak berhenti di situ, kelompok yang sama kini tengah menyiapkan buku lanjutan berjudul "Gibran's Black Paper", yang akan membahas riwayat pendidikan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.Hal itu diungkapkan dr. Tifauzia Tyassuma usai bersama Roy Suryo, Rismon, dan pakar hukum tata negara Refly Harun menemui pimpinan DPD RI di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (23/10/2025).
"Saat ini kami sedang melakukan penelitian paralel, yang pertama adalah terkait dengan riwayat pendidikan Gibran Rakabuming Raka. Judulnya Gibran's Black Paper, dan insyaallah akan kami rilis pada November 2025," ujar dr. Tifa.Menurut dr. Tifa, buku tersebut nantinya akan dijadikan alat hukum untuk mendorong pemakzulan Gibran dari jabatan Wakil Presiden.
"Kami akan mendorong agar hasil penelitian kami dalam bentuk Gibran's Black Paper bisa menjadi alat bukti untuk melakukan pemakzulan terhadap Gibran," tegasnya.
"Data-data primer sudah kami kumpulkan. Dalam buku Gibran's Black Paper nanti akan ada telaah dan analisis hukum dari Pak Dr. Refly Harun agar lebih lengkap," tuturnya.*
(tb/M/006)
MEDAN PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) melalui program BRI Peduli menegaskan komitmennya untuk mendukung percepatan pemuliha
NASIONAL
BANDARLAMPUNG Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Lampung menyiapkan strategi baru untuk meningkatkan kemampuan akademi
PENDIDIKAN
JAKARTA Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menegaskan bahwa kontrol atas Greenland merupakan hal yang tak bisa ditawar demi kepenti
INTERNASIONAL
BANDARLAMPUNG Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, meminta Bank Pembangunan Daerah (BPD) Lampung untuk meningkatkan penyaluran kred
EKONOMI
JAKARTA Wacana pengalihan mekanisme pemilihan kepala daerah (Pilkada) dari sistem langsung ke DPRD memicu penolakan dari sejumlah warga.
POLITIK
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah memeriksa Wakil Katib Syuriyah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) DKI Jakarta, Muzak
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Kapolda Sumatera Utara, Irjen Whisnu Hermawan Februanto, melakukan mutasi terhadap sejumlah Kepala Polisi Sektor (Kapolsek) di jaj
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Seorang nelayan, Irfan alias Ipan Jengkol, divonis delapan tahun penjara atas pembunuhan remaja berusia 16 tahun, Muhammad Rasyid
HUKUM DAN KRIMINAL
JAMBI Seorang guru di SMK Negeri 3 Tanjung Jabung Timur, Agus Saputra, menjadi korban pengeroyokan sejumlah siswa pada Selasa (13/1/2026
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Unit Reserse Kriminal Polsek Medan Timur menangkap seorang pria berinisial M Dhanil, 39 tahun, atas dugaan pencurian baterai mobil
HUKUM DAN KRIMINAL