Pemko Medan Bantu Tebus Ijazah, 278 Siswa Terbebas dari Tunggakan Pendidikan
MEDAN Persoalan biaya pendidikan masih membuat sebagian siswa yang telah menyelesaikan sekolah belum dapat membawa pulang ijazah mereka.
PEMERINTAHAN
GUNUNGKIDUL— Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul menemukan adanya bakteri Escherichia coli (E. Coli) di dapur penyedia makanan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Temuan ini diungkap setelah tim kesehatan melakukan inspeksi untuk memastikan standar kebersihan dan kelayakan bahan pangan di sejumlah dapur penyedia.
"Dari hasil pemeriksaan awal, air di dapur masih mengandung bakteri E. Coli yang berpotensi menyebabkan diare pada anak-anak," ujar Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul, Ismono, Rabu (29/10/2025).Baca Juga:
Temuan tersebut membuat Pemkab Gunungkidul memperketat pengawasan terhadap seluruh dapur penyedia makanan MBG, terutama setelah terjadinya insiden keracunan massal yang menimpa ratusan siswa di Kapanewon Saptosari.
Menurut Ismono, hasil pemeriksaan sementara menunjukkan bahwa proses penyimpanan makanan turut menjadi faktor penyebab utama keracunan. Makanan yang masih panas dan langsung ditutup menciptakan kelembapan tinggi, kondisi ideal bagi pertumbuhan jamur dan bakteri.
Selain itu, pihaknya masih menunggu hasil uji laboratorium terhadap sampel makanan dan air galon yang digunakan di dapur tersebut. Diduga, air galon yang dipakai bukan berasal dari air kemasan resmi, melainkan air keran yang dimasukkan ke galon isi ulang.
"Kami tidak menuduh, tapi harus dipastikan betul apakah air galon yang digunakan sesuai standar atau tidak. Bisa jadi justru sumber keracunan berasal dari air untuk memasak atau minum," tambahnya.
Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih menegaskan, pihaknya akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap seluruh dapur penyedia program MBG. Ia meminta seluruh juru masak dan kepala dapur agar lebih disiplin serta berani menolak bahan makanan yang tidak layak konsumsi.
"Masak itu harus pakai hati. Kalau bahan makanan terlihat tidak layak, jangan dipaksakan untuk dimasak dan disajikan. Ini menyangkut nyawa anak-anak kita," tegas Endah.
Kasus keracunan massal di Kapanewon Saptosari sebelumnya menjadi perhatian publik setelah lebih dari 600 siswa dari dua sekolah mengalami gejala mual, muntah, dan diare usai menyantap makanan MBG.
Sebagian besar korban telah diperbolehkan pulang, sementara sejumlah siswa lainnya masih menjalani perawatan di rumah sakit.
Untuk membantu para korban, Pemkab Gunungkidul menyiapkan dana darurat sebesar Rp100 juta guna menanggung biaya pengobatan, mengingat kasus keracunan tidak termasuk dalam kategori penyakit yang ditanggung oleh BPJS Kesehatan.
MEDAN Persoalan biaya pendidikan masih membuat sebagian siswa yang telah menyelesaikan sekolah belum dapat membawa pulang ijazah mereka.
PEMERINTAHAN
MEDAN Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Medan membuka ruang evaluasi terhadap standar pelayanan publik melalui Forum K
PEMERINTAHAN
JAKARTA Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjenpas) Mashudi mengundurkan diri dari jabatannya. Surat pengunduran diri Mashudi telah dit
NASIONAL
JAKARTA Sidang perkara dugaan pencemaran nama baik dan fitnah terkait tudingan ijazah palsu Presiden ke7 RI Joko Widodo atau Jokowi kem
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Terdakwa Tifauzia Tyassuma alias Dokter Tifa mengatakan tim kuasa hukumnya telah menyiapkan sekitar 2.000 pertanyaan untuk mengg
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur menegur tim hukum terdakwa Tifauzia Tyassuma alias Dokter Tifa dalam sidang pembuk
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Terdakwa Tifauzia Tyassuma alias Dokter Tifa meminta jaksa penuntut umum (JPU) menunjukkan ijazah Joko Widodo yang menjadi baran
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto melantik Bahlil Lahadalia sebagai Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi di Istana
NASIONAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto melantik Suyudi Ario Seto sebagai Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) di Istana Nega
SOSOK
JAKARTA Pimpinan DPR RI menerima audiensi Presidium Mitra Badan Gizi Nasional (BGN) di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (1/10/2026
NASIONAL