"Saya sangat terkesan karena waktu saya muda memang saya naik kereta api terus. Saya ini orang yang paling suka dengan kereta api," ujar Prabowo dalam sambutannya.
Menurut Kepala Negara, kecintaannya terhadap kereta api bukan hanya nostalgia masa muda, melainkan juga menjadi dasar mengapa sektor transportasi massal kini menjadi salah satu prioritas utama pemerintahannya.
"Kereta api dan semua transportasi massal, mass transit system, adalah bagian dari kehidupan masyarakat modern yang sangat strategis dan vital," tegasnya.
Prabowo menilai, transportasi publik yang aman, terjangkau, dan nyaman merupakan indikator kemajuan bangsa. Ia menekankan bahwa sistem transportasi massal yang baik bukan hanya mendukung mobilitas masyarakat, tetapi juga menjadi bentuk keadilan sosial.
"Transportasi publik yang efisien memberi kesempatan setara bagi seluruh lapisan masyarakat untuk bergerak, bekerja, dan beraktivitas dengan mudah," ujar Presiden.
Dalam kesempatan tersebut, Prabowo juga mengungkapkan bahwa sistem kereta apinasional saat ini telah melayani 486 juta penumpang per tahun.
"Kereta api Indonesia dengan semua sistemnya dilaporkan kepada saya mengangkut penumpang satu tahun 486 juta. Angka ini menunjukkan peran vital kereta api bagi masyarakat dan ekonomi nasional," katanya.
Presiden menegaskan bahwa peningkatan layanan dan jangkauan transportasi massal, khususnya kereta api, akan menjadi fokus utama program pemerintahan yang ia pimpin.*
(vo/M/006)
Editor
:
Prabowo Subianto: ‘Anak Kereta’ Sejak Muda, Kereta Api Jadi Fokus Transportasi Nasional