BREAKING NEWS
Sabtu, 27 Juni 2026

Bos OIKN Sebut Proyek IKN Seperti Bayi yang Harus Dirawat

Adelia Syafitri - Selasa, 18 November 2025 22:26 WIB
Bos OIKN Sebut Proyek IKN Seperti Bayi yang Harus Dirawat
Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara, Basuki Hadimuljono. (Foto: Dok. tribunnews.com)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA— Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN), Basuki Hadimuljono, menegaskan pembangunan Ibu Kota Nusantara merupakan proyek jangka panjang yang menuntut perhatian penuh dan komitmen berkesinambungan.

Basuki mengibaratkan proyek itu sebagai "bayi" yang harus dipelihara dengan kesabaran.

"Ini bukan sekadar proyek bagi saya. Ini seperti bayi. Jadi kita harus mengelolanya dengan penuh cinta," ujar Basuki dalam keterangan tertulis, Selasa, 18 November 2025.

Baca Juga:

Menurut Basuki, Indonesia telah memasuki fase "tanpa jalan kembali" dalam pembangunan Nusantara.

Pemerintah, kata dia, bertekad menyelesaikan tahapan pembangunan hingga kawasan itu menjelma menjadi kota berkelas dunia.

"Vini, vidi, vici. Kami datang, kami membangun, kami mengamati dan memonitor pembangunan. Pada akhirnya, semua akan merasakan manfaatnya," ujar Basuki.

Pembangunan IKN baru-baru ini mendapat sorotan positif dari media internasional The World yang menilai Nusantara sebagai salah satu proyek pembangunan kota paling visioner di dunia.

Media berbasis Amerika Serikat itu memuji konsep keberlanjutan serta inovasi teknologi yang menjadi fondasi pengembangan kota.

Dalam laporannya, The World menilai Nusantara berpotensi menjadi model kota masa depan, dengan target menjadi dua kali lebih luas dari New York pada 2045 dan mencapai status kota tanpa emisi karbon.

Sejumlah inisiatif energi bersih — mulai dari penggunaan tenaga surya untuk penerangan jalan, transportasi listrik, hingga mobilitas rendah emisi — menjadi elemen kunci visi tersebut.

Nusantara juga diproyeksikan sebagai kota yang mengadopsi teknologi futuristik, termasuk tata kota berbasis kecerdasan buatan, pemindaian biometrik untuk keamanan, hingga rencana operasional taksi terbang otonom jika ekosistemnya memungkinkan.

Penguatan lembaga pemerintahan menjadi prioritas pembangunan tahap ini.

Langkah itu sejalan dengan mandat Presiden Prabowo Subianto melalui Peraturan Presiden Nomor 79 Tahun 2025 tentang percepatan penyelesaian infrastruktur pemerintahan IKN.

Saat ini, kawasan inti Nusantara masih berada pada fase konstruksi dengan akses publik terbatas.

Para penghuni awal didominasi Aparatur Sipil Negara generasi muda, khususnya Gen Z, yang diharapkan menjadi pionir budaya kerja kota baru.

The World menilai kelompok muda ini memiliki peranan strategis dalam membangun identitas sosial dan tata kelola modern di IKN.

Pemerintah menargetkan Nusantara dapat menjalankan fungsi penuh sebagai pusat pemerintahan pada 2028.

Presiden Prabowo dan kementerian/lembaga diperkirakan mulai berkantor permanen di sana pada periode tersebut.

Meski menghadapi tantangan teknis maupun ekspektasi publik, pemerintah optimistis Nusantara akan menjadi simbol transformasi Indonesia menuju 2045.

Dukungan internasional, komitmen politik, serta partisipasi generasi muda diyakini menjadi fondasi kesuksesan proyek raksasa tersebut.*

(d/dh)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
The World Sebut Ibu Kota Nusantara Proyek Kota Masa Depan Paling Visioner
Tak Semua ASN Bisa ke IKN, PANRB Siapkan Tiga Filter Ketat
Bos Tambang Batu Bara Ilegal di Kawasan IKN Ditangkap Bareskrim, Negara Rugi Rp5,7 Triliun!
Purbaya Yudhi Sadewa Pastikan IKN Tidak Akan Jadi 'Kota Hantu' Meski Anggaran Turun
Media Asing Sebut IKN Kota Hantu, Purbaya Balas: “Jangan Percaya, Sering Salah Kok!”
Media Asing Sebut IKN 'Kota Hantu', DPR Minta Otorita Tunjukkan Kinerja Nyata
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru