BREAKING NEWS
Minggu, 12 April 2026

Deli Serdang Masuk Level Tertinggi Inovasi, BSKDN Sebut Kategori Altruism

Abyadi Siregar - Sabtu, 13 Desember 2025 16:40 WIB
Deli Serdang Masuk Level Tertinggi Inovasi, BSKDN Sebut Kategori Altruism
Bupati Deli Serdang Asri Ludin Tambunan, saat Penganugerahan Inovasi Kabupaten Deli Serdang Tahun 2025 di Aula Cendana Kantor Bupati Deli Serdang, Jumat, 12 Desember 2025. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

DELI SERDANG Pemerintah Kabupaten Deli Serdang dinilai telah mencapai level tertinggi dalam matriks inovasi daerah.

Penilaian itu disampaikan Kepala Pusat Strategi Kebijakan Pengembangan SDM, Digitalisasi Pemerintah, dan Inovasi Pemerintahan Dalam Negeri Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN), David Yama, yang menyebut Deli Serdang telah berada pada kategori altruism.

Kategori altruism merupakan level tertinggi dalam inovasi birokrasi, yang ditandai dengan kinerja aparatur yang bekerja ikhlas tanpa pengawasan, bertanggung jawab tanpa disuruh, serta disiplin tanpa perintah.

Baca Juga:

"Dari pengamatan kami, Deli Serdang sudah masuk kategori altruism, level tertinggi dalam inovasi," kata David Yama saat Penganugerahan Inovasi Kabupaten Deli Serdang Tahun 2025 di Aula Cendana Kantor Bupati Deli Serdang, Jumat, 12 Desember 2025.

Pada tahun 2025, Deli Serdang mencatatkan skor Indeks Inovasi Daerah sebesar 64,02 dan menempati peringkat pertama di Sumatera Utara.

Nilai tersebut berada sedikit di bawah standar nasional kategori "Sangat Inovatif" yang ditetapkan pada angka 65. Sementara Kota Medan berada di bawahnya dengan skor 58,16.

David menjelaskan, matriks inovasi terdiri atas empat karakter, yakni egois, comfort zone, change, dan altruism.

Pada level altruism, aparatur tidak lagi bekerja sekadar memenuhi kewajiban administratif, tetapi menjadikan inovasi sebagai kebutuhan dan budaya kerja.

Ia mengapresiasi komitmen Bupati Deli Serdang Asri Ludin Tambunan dan Wakil Bupati Lom Lom Suwondo yang secara konsisten mendorong lomba inovasi di lingkungan pemerintah daerah.

Menurut David, komitmen kepemimpinan menjadi prasyarat utama tumbuhnya inovasi yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.

"Inovasi itu alat untuk memperbaiki layanan, menyederhanakan proses, mempercepat pelayanan, menurunkan biaya, hingga meningkatkan pendapatan asli daerah," ujarnya.

David juga menyoroti pentingnya inovasi digital di era kecerdasan buatan.

Meski demikian, ia menekankan bahwa digitalisasi harus dibarengi dengan penguatan keamanan siber serta kesiapan sistem manual sebagai mitigasi risiko.

"Keamanan data menjadi isu krusial. Tidak semua kondisi bisa sepenuhnya bergantung pada sistem digital," katanya.

Sementara itu, Kepala Badan Pengembangan Riset dan Inovasi Universitas Sumatera Utara, Buchari, mendorong Pemerintah Kabupaten Deli Serdang untuk mematenkan berbagai inovasi yang telah dihasilkan.

Menurut dia, pendaftaran Hak Kekayaan Intelektual akan memperkuat keberlanjutan inovasi sekaligus memperluas manfaatnya.

"Inovasi-inovasi ini harus dipatenkan agar berkembang dan berdampak lebih luas," ujar Buchari.

Ia secara khusus memuji inovasi Simple Link Edukatif yang dikembangkan SMP Negeri 2 Sibolangit dan menyatakan ketertarikannya menjadikan model inovasi Deli Serdang sebagai percontohan di daerah lain.

Dalam ajang Lomba Inovasi Kabupaten Deli Serdang 2025, Dinas Pendidikan Deli Serdang meraih juara pertama melalui inovasi pendidikan murah dan inklusif bagi keluarga serta anak berkebutuhan khusus.

Sejumlah OPD lain turut meraih penghargaan atas inovasi di bidang kesehatan, pariwisata, administrasi kependudukan, hingga komunikasi publik.

Dengan capaian tersebut, BSKDN menilai Deli Serdang berpeluang menjadi lokomotif inovasi di Sumatera Utara, bahkan di tingkat nasional.*


(ad)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Deli Serdang Raih Peringkat Pertama Indeks Inovasi Daerah Sumut 2025, Bupati: Digitalisasi Sudah Menyejahterakan Warga
Diterpa Isu, Desa Sabungan Sipabangun Klaim Tetap Transparan dan Kedepankan Hak Masyarakat
KUA Susoh Aceh Barat Daya Raih Penghargaan Nasional Lewat Inovasi Layanan MaLaKek
Nagori Pematang Simalungun Miliki Kantor Baru, Warga Sambut Positif Kemudahan Layanan Publik
Kota Bandar Lampung Raih Penghargaan IGA 2025, Pelayanan Publik Semakin Modern
Medan Siap Jadi Tuan Rumah Rakernas APEKSI XVIII 2026, Wali Kota Pastikan Persiapan Maksimal
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru