Saat ini, lokasi tersebut telah diberi pembatas sementara, dan aparat desa bersama unsur terkait terus melakukan pemantauan untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan. (Foto: ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
Gelembung gas ini pertama kali ditemukan warga setempat dan menjadi viral setelah sebuah video yang menunjukkan fenomena tersebut beredar di media sosial.
Dalam video tersebut, warga menunjukkan lokasi keluarnya gelembung gas dengan membakar api di atas tempat yang telah dipasangi botol kaleng.
Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Kabupaten Nagan Raya, Zulkifli, menjelaskan bahwa Pemkab Nagan Raya telah merespons dengan cepat.
"Sesuai dengan arahan Bapak Bupati Teuku Raja Keumangan (TRK), Pemkab telah mengirimkan tim untuk meninjau langsung dan mengidentifikasi titik-titik keluarnya gelembung gas," ungkap Zulkifli dalam keterangan resmi yang diterima pada Senin, 5 Januari 2026.
Pemerintah kabupaten menyebutkan bahwa kejadian ini merupakan dampak dari banjir yang terjadi pada akhir November lalu.
Warga menemukan beberapa titik yang mengeluarkan gelembung gas.
Saat ini, lokasi tersebut telah diberi pembatas sementara, dan aparat desa bersama unsur terkait terus melakukan pemantauan untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.
"Proses kajian lebih lanjut akan dilakukan dengan berkoordinasi bersama Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Aceh untuk memeriksa jenis dan kandungan gas, serta potensi dampaknya terhadap lingkungan dan keselamatan masyarakat," tambah Zulkifli.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam (SDA) Sekretariat Daerah Kabupaten Nagan Raya, Jasman, memastikan bahwa hingga saat ini tidak ada laporan kerusakan atau gangguan signifikan terhadap aktivitas masyarakat di sekitar lokasi kejadian. Namun, Pemkab Nagan Raya mengimbau masyarakat agar tetap berhati-hati.