Baru 35 Persen Terdata, Dinsos Medan Ajak Warga Segera Daftar Perlinsos Sebelum 31 Agustus
MEDAN Dinas Sosial (Dinsos) Kota Medan mengimbau masyarakat yang belum terdaftar dalam portal Perlindungan Sosial (Perlinsos) agar segera
PEMERINTAHAN
NAGAN RAYA - Fenomena munculnya gelembung yang diduga gas di permukaan tanah di pinggir Sungai Desa Gunong Cut, Kecamatan Darul Makmur, Nagan Raya, mengundang perhatian masyarakat.
Kejadian tersebut terjadi setelah banjir besar yang melanda wilayah tersebut pada 26 November 2025 lalu.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nagan Raya langsung menurunkan tim untuk melakukan pengecekan dan penyelidikan lebih lanjut.Baca Juga:
Gelembung gas ini pertama kali ditemukan warga setempat dan menjadi viral setelah sebuah video yang menunjukkan fenomena tersebut beredar di media sosial.
Dalam video tersebut, warga menunjukkan lokasi keluarnya gelembung gas dengan membakar api di atas tempat yang telah dipasangi botol kaleng.
Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Kabupaten Nagan Raya, Zulkifli, menjelaskan bahwa Pemkab Nagan Raya telah merespons dengan cepat.
"Sesuai dengan arahan Bapak Bupati Teuku Raja Keumangan (TRK), Pemkab telah mengirimkan tim untuk meninjau langsung dan mengidentifikasi titik-titik keluarnya gelembung gas," ungkap Zulkifli dalam keterangan resmi yang diterima pada Senin, 5 Januari 2026.
Pemerintah kabupaten menyebutkan bahwa kejadian ini merupakan dampak dari banjir yang terjadi pada akhir November lalu.
Warga menemukan beberapa titik yang mengeluarkan gelembung gas.
Saat ini, lokasi tersebut telah diberi pembatas sementara, dan aparat desa bersama unsur terkait terus melakukan pemantauan untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.
"Proses kajian lebih lanjut akan dilakukan dengan berkoordinasi bersama Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Aceh untuk memeriksa jenis dan kandungan gas, serta potensi dampaknya terhadap lingkungan dan keselamatan masyarakat," tambah Zulkifli.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam (SDA) Sekretariat Daerah Kabupaten Nagan Raya, Jasman, memastikan bahwa hingga saat ini tidak ada laporan kerusakan atau gangguan signifikan terhadap aktivitas masyarakat di sekitar lokasi kejadian. Namun, Pemkab Nagan Raya mengimbau masyarakat agar tetap berhati-hati.
"Kami mengimbau masyarakat untuk tidak menyalakan api di sekitar lokasi, tidak mendekati titik keluarnya gas, serta mengikuti arahan aparat setempat hingga hasil kajian resmi diterbitkan," jelas Jasman.
Pemkab Nagan Raya juga menyatakan akan memberikan informasi lebih lanjut setelah hasil kajian dan pemeriksaan teknis dari Dinas ESDM Aceh diterima.*
(ds/dh)
MEDAN Dinas Sosial (Dinsos) Kota Medan mengimbau masyarakat yang belum terdaftar dalam portal Perlindungan Sosial (Perlinsos) agar segera
PEMERINTAHAN
MEDAN Pemerintah Kota (Pemko) Medan berkomitmen memperkuat perhatian dan dukungan kepada para veteran sebagai bentuk penghormatan atas jas
PEMERINTAHAN
MEDAN Pemerintah Kota (Pemko) Medan berkomitmen mendukung pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) sekaligus mendorong agar program
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan Pemerintah Kota (Pemko) Medan akan memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaa
PEMERINTAHAN
JAKARTA Polda Metro Jaya menetapkan empat orang sebagai tersangka dalam kasus tantangan hafalan AlQur&039an berhadiah minuman beralko
HUKUM DAN KRIMINAL
KARO Ratusan murid dari lima sekolah di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, mengalami gejala keracunan setelah menyantap makanan bergizi gra
PERISTIWA
JAKARTA Ketua DPD RI Sultan B. Najamuddin memastikan tidak akan ada lagi lagu yang dapat memicu anggota DPR maupun DPD berjoget dalam Si
POLITIK
JAKARTA Tim kuasa hukum Dokter Tifauzia Tyassuma atau Dokter Tifa menyiapkan sejumlah bukti, saksi, hingga ahli untuk menghadapi sidang
NASIONAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto mendorong masyarakat beralih dari motor berbahan bakar bensin ke kendaraan listrik. Menurutnya, penggu
EKONOMI
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menyoroti kondisi kemiskinan yang masih dihadapi sebagian masyarakat Indonesia. Meski hidup dalam kete
NASIONAL