Adies merupakan hakim konstitusi yang diusulkan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan pelantikan dilakukan setelah DPR secara resmi menetapkan Adies Kadir melalui rapat paripurna. Pengucapan sumpah jabatan akan dilakukan di hadapan Presiden.
"Rencananya nanti sore. Hakim MK perwakilan dari DPR sudah diputuskan dalam sidang paripurna dan hari ini mengucapkan sumpah di hadapan Bapak Presiden," kata Prasetyo di Gedung Bappenas, Jakarta.
Selain pelantikan hakim MK, Istana juga membuka kemungkinan pelantikan pejabat lain, termasuk pengisian posisi Wakil Menteri Keuangan yang ditinggalkan Thomas Djiwandono.
Thomas sebelumnya ditetapkan sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia.
Prasetyo menyebut rencana pelantikan wakil menteri masih bersifat tentatif. Hingga Rabu malam, kata dia, keputusan final belum ditetapkan Presiden.
"Kalau rencananya ada. Tapi sampai tadi malam belum diputuskan, sehingga ada kemungkinan hanya mengisi jabatan yang ditinggalkan oleh Bapak Thomas Djiwandono," ujarnya.
Nama Juda Agung disebut-sebut sebagai kandidat kuat Wakil Menteri Keuangan.
Namun Prasetyo enggan mengonfirmasi kabar tersebut dan meminta publik menunggu pengumuman resmi dari Istana.
"Nanti akan diumumkan pada waktunya," kata dia.
Pelantikan Adies Kadir menambah komposisi hakim Mahkamah Konstitusi yang berasal dari unsur DPR.