Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution menerima audiensi Pengurus Kelompok Tani Nelayan Andalan Sumut di Ruang Kerja Lantai 10 Kantor Gubernur Sumut Jalan Diponegoro Kota Medan. Selasa (10/2/2026). (Foto: ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
Pernyataan tersebut disampaikan Bobby Nasution dalam audiensi dengan pengurus KTNA Sumut yang berlangsung di ruang kerjanya, Lantai 10 Kantor Gubernur, Medan, pada Selasa (10/2/2026).
Hadir dalam pertemuan itu Ketua KTNASumutPurnama Dewi Daulay, Sekretaris Sartono Amnas, serta jajaran pengurus lainnya.
Fokus Prioritas Komoditas Pangan Lokal
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Bobby Nasution menekankan pentingnya membangun sistem yang mengutamakan pemenuhan kebutuhan pangan di dalam provinsi terlebih dahulu.
Menurutnya, meskipun perdagangan antarprovinsi penting, namun ketersediaan komoditas pangan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Sumut harus menjadi prioritas utama. Hal ini diungkapkan Bobby menyusul kejadian lonjakan harga cabai merah yang beberapa waktu lalu sempat mengganggu kestabilan ekonomi masyarakat.
"Jangan sampai karena harga yang lebih tinggi, komoditas pangan kita dijual ke luar provinsi, sementara masyarakat kita sendiri kesulitan mendapatkan barangnya. Kita perlu menjaga agar produksi pangan di sini tetap dapat memenuhi kebutuhan masyarakat Sumut," tegas Bobby.
Selain itu, Gubernur juga menyambut baik rencana KTNASumut yang akan berpartisipasi dalam Pertemuan Nasional (Penas) Petani Nelayan ke-XVII di Provinsi Gorontalo pada Juni mendatang.
KTNASumut akan menampilkan produk unggulan pangan daerah dan mengirimkan perwakilan untuk ikut dalam acara tersebut. Sebagai bentuk dukungan, Gubernur juga menjanjikan bantuan operasional bagi peserta yang akan berangkat.
Pemberdayaan Petani dan Nelayan Muda
Pada kesempatan yang sama, Gubernur Bobby Nasution juga mengapresiasi langkah KTNASumut dalam mengedukasi generasi muda untuk menekuni sektor pertanian dan perikanan.