BREAKING NEWS
Jumat, 20 Februari 2026

Bupati Antonius Ginting Pimpin Rakor KLA 2026, Targetkan Karo Naik Level Menuju IDOLA 2030

Raman Krisna - Jumat, 20 Februari 2026 15:00 WIB
Bupati Antonius Ginting Pimpin Rakor KLA 2026, Targetkan Karo Naik Level Menuju IDOLA 2030
Bupati Karo, Antonius Ginting, memimpin Rapat Koordinasi Gugus Tugas Kabupaten Layak Anak (KLA) Kabupaten Karo Tahun 2026 di Aula Rakoetta Brahmana, Kantor Bupati Karo, Kamis, 19 Februari 2026. (foto: Diskominfo Karo)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

KARO — Bupati Karo, Antonius Ginting, memimpin Rapat Koordinasi Gugus Tugas Kabupaten Layak Anak (KLA) Kabupaten Karo Tahun 2026 di Aula Rakoetta Brahmana, Kantor Bupati Karo, Kamis, 19 Februari 2026.

Rapat ini menandai dimulainya tahapan Evaluasi Mandiri KLA 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 18 Februari hingga 30 April 2026.

Evaluasi tersebut merupakan bagian dari kebijakan nasional pengembangan Kabupaten/Kota Layak Anak yang digagas Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia sebagai upaya mendorong pemenuhan hak anak secara sistematis dan terintegrasi di daerah.

Baca Juga:

Dalam arahannya, Antonius Ginting menegaskan pemenuhan hak anak bukan sekadar agenda administratif tahunan, melainkan tanggung jawab bersama yang berkelanjutan.

Ia menyebut rakor ini sebagai momentum penting untuk memastikan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) dan pemangku kepentingan bersinergi dalam penyediaan data serta dokumen pendukung evaluasi.

"Indikator KLA jangan hanya menjadi checklist evaluasi. Ia harus menjadi acuan dalam memenuhi hak anak secara holistik dan terintegrasi," ujarnya.

Bupati memaparkan, pada 2025 Kabupaten Karo meraih penghargaan KLA kategori Pratama.

Capaian tersebut dinilai sebagai langkah awal yang positif, mengingat tidak seluruh kabupaten/kota di Sumatera Utara memperoleh predikat serupa.

Namun demikian, ia mengingatkan agar seluruh tim tidak berpuas diri. Tantangan berikutnya adalah meningkatkan capaian ke tingkat yang lebih tinggi melalui penguatan kebijakan, program, serta layanan ramah anak.

Evaluasi mandiri tahun ini akan berfokus pada lima klaster utama pemenuhan hak anak, yakni: hak sipil dan kebebasan; lingkungan keluarga dan pengasuhan alternatif; kesehatan dasar dan kesejahteraan; pendidikan, pemanfaatan waktu luang, dan kegiatan seni budaya; serta perlindungan khusus.

Antonius Ginting mengaitkan agenda KLA dengan visi pembangunan daerah, termasuk komitmen menuju Indonesia Layak Anak (IDOLA) 2030.

Menurut dia, penguatan sumber daya manusia sejak usia anak menjadi fondasi bagi kemajuan daerah.

"Upaya pemenuhan hak anak ini adalah bagian dari langkah menuju Karo Beriman, Karo Berbudaya, Karo Modern, dan Karo Unggul guna mewujudkan Kabupaten Karo yang sejahtera dan berkelanjutan," katanya.

Rapat koordinasi ini dihadiri unsur Forkopimda, perwakilan lembaga peradilan, kepolisian, kejaksaan, Kementerian Agama, BNN, Tim Penggerak PKK, dinas pendidikan, para kepala OPD, camat se-Kabupaten Karo, serta perwakilan lembaga perlindungan anak dan Forum Anak Kabupaten Karo.*


(ad)

Editor
: Raman Krisna
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Bupati Karo Temui AHY, Bahas Solusi Kemacetan dan Pengembangan Pariwisata
Hari Down Syndrome Sumut 2026: Kahiyang Ayu Ajak Masyarakat Tingkatkan Dukungan Anak Berkebutuhan Khusus
Kejati Sumsel Tangkap Anggota DPRD Muara Enim Terkait Dugaan Korupsi Proyek Irigasi Rp7 Miliar
Apel Gabungan ASN di Karo, Sekda Gelora Kurnia Putra Ginting Sampaikan 4 Pesan Penting
Kejaksaan Deli Serdang Tegaskan Penetapan Tiga Tersangka Korupsi Dana BOS MAS Farhan Syarif Hidayah Sudah Sesuai Prosedur
Pemkab Karo Bersama Cendekiawan Bahas Strategi Mitigasi Bencana dan Pembangunan Berkelanjutan
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru