Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas, mengikuti rapat daring yang dipimpin Direktur Jenderal Perumahan Perkotaan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman, Sri Haryati, Senin (2/3/2026). (foto: Pemko Medan)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
Namun pada tahun anggaran 2026, alokasi program masih difokuskan pada pembangunan rusun baru dan belum mencakup revitalisasi.
Dalam rapat tersebut, Pemko Medan juga memaparkan tingkat keterisian rusun yang telah ada, berkisar 50 hingga 85 persen.
Mayoritas penghuni merupakan nelayan di wilayah utara kota. Sebagian warga masih enggan menempati rusun karena mempertimbangkan jarak dari lokasi mata pencaharian.
Ke depan, pemerintah kota mengusulkan segmentasi penghuni yang lebih beragam, termasuk tenaga pendidik, tenaga kesehatan, serta warga terdampak banjir, guna meningkatkan optimalisasi hunian.
Pemko Medan menegaskan komitmen untuk terus berkoordinasi dengan kementerian dan perangkat daerah terkait agar pembangunan rusun di Seruwai dapat segera memasuki tahap pelaksanaan.*