Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Bali, Ibu Putri Koster, saat Aksi Sosial TP Posyandu bertajuk Membina dan Berbagi di Kecamatan Kubu dan Abang, Senin (2/3/2026). (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
Lembaga yang sebelumnya dikenal sebagai Upaya Kesehatan Berbasis Masyarakat (UKBM) ini, melalui enam Standar Pelayanan Minimal (SPM), juga menangani bidang pendidikan, sosial, pekerjaan umum, perumahan rakyat, serta ketenteraman, ketertiban, dan perlindungan masyarakat.
Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Bali, Ibu Putri Koster, menegaskan bahwa kader Posyandu bertugas mencatat berbagai permasalahan masyarakat dan menyampaikannya ke pemerintah desa.
"Saya berharap Posyandu di setiap desa dapat mengawal kebutuhan masyarakat serta membantu pemerintah desa dan daerah dalam pembangunan sekaligus menyosialisasikannya kepada warga," ujarnya saat Aksi Sosial TP Posyandu bertajuk Membina dan Berbagi di Kecamatan Kubu dan Abang, Senin (2/3/2026).
Ibu Putri Koster menambahkan, tahun pertama pembentukan TP Posyandu difokuskan pada penataan kelembagaan dari tingkat provinsi hingga desa/banjar, sekaligus memastikan kader memahami tugas dan fungsinya sesuai bidang masing-masing.
Pengarah TP Posyandu Provinsi Bali, Anom Agustina, menjelaskan bahwa dengan terbitnya Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2024, Posyandu kini menjadi Lembaga Kemasyarakatan Desa (LKD) dengan struktur kelembagaan jelas dari pusat hingga desa.
Transformasi ini membuat Posyandu setara dengan PKK, memiliki tim pembina, pengurus, serta kader yang menjadi perpanjangan tangan dalam memberikan layanan dan sosialisasi kepada masyarakat.
Dalam Aksi Sosial Membina dan Berbagi, sebanyak 63 paket sembako diserahkan kepada kader Posyandu Desa Dukuh, Kecamatan Kubu, dan 54 paket kepada kader Posyandu Desa Tista, Kecamatan Abang.
Setiap paket berisi beras 30 kilogram, dua krat telur, dan dua kotak susu, diserahkan oleh Ketua TP Posyandu Provinsi Bali bersama Ketua TP Posyandu Kabupaten Karangasem.
Transformasi ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas layananPosyandu dan memperkuat peran lembaga dalam pembangunan masyarakat secara menyeluruh, tidak hanya di bidang kesehatan.*
(ad)
Editor
: Adelia Syafitri
Transformasi Posyandu di Karangasem: Layanan Kesehatan Kini Merambah Pendidikan, Sosial, hingga Infrastruktur