BREAKING NEWS
Selasa, 10 Maret 2026

Pemprov Sumut Percepat Pembangunan Huntara, Targetkan Pengungsi Keluar dari Tenda Sebelum Lebaran

Abyadi Siregar - Selasa, 10 Maret 2026 20:05 WIB
Pemprov Sumut Percepat Pembangunan Huntara, Targetkan Pengungsi Keluar dari Tenda Sebelum Lebaran
Gubernur Sumut Muhammad Bobby Nasution meninjau pembangunan Huntap dan menyapa warga di Huntara di Asrama Haji Pinangsori Kabupaten Tapanuli Tengah, baru-baru ini. (Foto: DISKOMINFO SUMUT / Munawar Harahap)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menargetkan penurunan drastis jumlah pengungsi korban bencana alam menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H atau Lebaran 2026.

Upaya tersebut dilakukan dengan mempercepat pemindahan warga dari tenda pengungsian ke hunian sementara (huntara).

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, Basarin Yunus Tanjung, mengatakan progres pembangunan hunian sementara saat ini telah mencapai lebih dari 90 persen.

Baca Juga:

Pemerintah berharap sebelum Lebaran seluruh pengungsi tidak lagi tinggal di tenda.

"Sebagian pengungsi sudah mulai menempati huntara. Masih ada ribuan unit yang siap dihuni. Kami berharap sebelum Lebaran, pengungsi sudah tidak lagi berada di tenda," kata Basarin di Medan, Selasa (10/3/2026).

Pemprov Sumut juga mendorong kolaborasi berbagai pihak untuk mempercepat proses pemindahan pengungsi.

Menurut Basarin, dukungan pemerintah daerah, lembaga terkait, serta masyarakat sangat diperlukan agar target tersebut dapat tercapai.

Sejumlah lokasi hunian sementara telah ditempati masyarakat terdampak bencana, di antaranya Lapangan Bola Simarpinggan di Kecamatan Angkola Selatan dengan 186 unit, Dusun Aek Latong, Desa Marsada, Kecamatan Sipirok sebanyak 118 unit, serta PTPN IV Regional I Afdeling III Kebun Batang Toru, Desa Napa sebanyak 129 unit.

Selain itu, tersedia juga hunian sementara di Adiankoting sebanyak 40 unit, Asrama Haji Pinangsori 52 unit, Lahan Balerong Pasar Tukka 12 unit, dan Rusunawa Pandan sebanyak 90 unit.

Sementara beberapa lokasi lain masih dalam tahap penyelesaian pembangunan. Basarin menyebutkan hunian sementara di Kabupaten Tapanuli Selatan diperkirakan siap ditempati pada 15 Maret 2026.

Selain penyediaan hunian sementara, pemerintah juga menyalurkan Dana Tunggu Hunian (DTH) bagi pengungsi yang memilih tidak tinggal di huntara.

"Penyaluran DTH sudah berjalan dan akan terus dicairkan sesuai data BNBA atau By Name By Address," ujar Basarin.

Pemerintah berharap percepatan penyediaan hunian dan penyaluran bantuan tersebut dapat membantu pemulihan kehidupan masyarakat terdampak bencana sekaligus memastikan pengungsi dapat merayakan Idul Fitri dengan kondisi yang lebih layak.*

(dh)

Editor
: Adam
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Syahrul M. Pasaribu Kunjungi Korban Banjir Bandang Tapanuli Selatan, Dorong Percepatan Pembangunan Huntap
Percepat Pemulihan, Wagub Aceh Dampingi Mendagri dan Mensos Tinjau Huntara dan Serahkan Bantuan Korban Bencana di Pidie Jaya
Satgas PRR Targetkan Nol Pengungsi di Tenda Sebelum Idul Fitri 2026
Suharyanto Pastikan Penyintas Banjir Aceh Bisa Rayakan Lebaran di Hunian Sementara
Aceh dan Sumut Masih Punya 11.307 Pengungsi, Satgas PRR Pacu Huntara & Huntap Sebelum Idul Fitri 2026
Pengungsi Banjir Aceh Tamiang Masih di Tenda, PU Janji Hunian Sementara Segera Dihuni
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru