Tingkatkan Ketakwaan dengan Memaafkan, Pesan Prof. Maizuddin di Khutbah Jumat
BANDA ACEH Memaafkan kesalahan orang lain tidak hanya menjadi kunci dalam menjaga hubungan sosial yang harmonis, tetapi juga menjadi ind
AGAMA
BITVONLINE.COM – Korea Utara (Korut) kembali melakukan provokasi dengan mengganggu sinyal GPS di wilayah Korea Selatan (Korsel), yang menyebabkan gangguan operasional pada sejumlah kapal dan puluhan pesawat sipil di Korsel. Serangan tersebut terdeteksi oleh militer Korsel pada Jumat (8/11) dan Sabtu (9/11) waktu setempat, di beberapa wilayah termasuk Haeju dan Kaesong, yang berbatasan langsung dengan Korea Selatan.
Menurut pernyataan dari Kepala Staf Gabungan Korea Selatan (JCS), serangan gangguan sinyal GPS ini telah memengaruhi beberapa kapal dan pesawat sipil yang beroperasi di wilayah Laut Kuning. Dampak tersebut termasuk gangguan navigasi yang mempersulit koordinasi operasional di laut dan udara. Militer Korsel pun segera memberikan peringatan kepada kapal dan pesawat yang melintasi wilayah tersebut untuk waspada terhadap potensi gangguan lebih lanjut.
“Kami sangat mendesak Korea Utara untuk segera menghentikan provokasi GPS-nya dan memperingatkan bahwa mereka akan bertanggung jawab atas masalah yang ditimbulkan akibat hal ini,” tegas JCS dalam pernyataan resminya.
Sebelumnya, pada Mei 2024, Korea Utara juga dilaporkan melakukan upaya serupa untuk mengganggu sinyal GPS di wilayah Korsel. Namun, serangan tersebut tidak berdampak pada operasi militer di kawasan tersebut. Insiden terbaru ini, bagaimanapun, menunjukkan peningkatan ketegangan antara kedua negara, yang kembali terlibat dalam persaingan dan provokasi terkait sistem pertahanan dan teknologi militer.
Peristiwa ini terjadi setelah militer Korea Selatan menggelar latihan militer pada Jumat (8/11), yang melibatkan uji tembak rudal jarak pendek Hyunmoo, jenis permukaan-ke-permukaan. Latihan ini bertujuan untuk menunjukkan kesiapsiagaan militer Korsel dalam menghadapi ancaman dari Korea Utara, serta sebagai respons terhadap uji coba rudal dan tindakan provokatif lainnya yang dilakukan oleh Pyongyang dalam beberapa bulan terakhir.
Rudal Hyunmoo, yang merupakan bagian dari sistem serangan pendahuluan, memungkinkan Korsel melancarkan serangan lebih awal jika terdeteksi adanya ancaman dari Korut. Latihan ini menegaskan tekad Korsel untuk merespons dengan tegas setiap upaya provokasi dari negara tetangga di utara.
Meski belum ada tanggapan resmi dari pihak Korut mengenai tuduhan terbaru ini, insiden gangguan GPS tersebut memperburuk ketegangan di kawasan Semenanjung Korea yang sudah lama terbelah. Pemerintah Korsel pun menuntut agar Pyongyang segera menghentikan provokasi semacam ini, yang dapat berdampak lebih jauh pada stabilitas kawasan dan keselamatan penerbangan serta pelayaran internasional. (JOHANSIRAIT)
BANDA ACEH Memaafkan kesalahan orang lain tidak hanya menjadi kunci dalam menjaga hubungan sosial yang harmonis, tetapi juga menjadi ind
AGAMA
JAKARTA Duta Besar (Dubes) Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, mengungkapkan alasan di balik serangkaian pertemuannya dengan seju
POLITIK
JAKARTA Iran mengklaim berhasil menembak jatuh jet tempur F35 milik Amerika Serikat (AS) di wilayah tengah negara tersebut pada Jumat,
INTERNASIONAL
JAKARTA Indonesia semakin memperkuat posisinya dalam diplomasi energi global melalui kerja sama strategis dengan Korea Selatan, khususny
EKONOMI
BATAM Kepala Imigrasi Kota Batam, Hajar Aswad, dicopot dari jabatannya setelah terjerat dalam kasus dugaan pungutan liar (pungli) yang m
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menegaskan bahwa hubungan industrial di Indonesia harus naik kelas agar pekerja ti
EKONOMI
JAKARTA Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, menyampaikan apresiasinya kepada pemerintah Indonesia atas kesediaannya un
INTERNASIONAL
BANTUL Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Wates, Bantul, tepatnya di Argorejo, Sedayu, pada Jumat (3/4/2026). Sebuah mobil Toyota Ava
PERISTIWA
TANJUNG JABUNG TIMUR Proyek pembangunan Sekolah Rakyat di Desa Suka Maju, Kecamatan Geragai, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, kini telah
PENDIDIKAN
JAKARTA Pemerintah terus menggenjot percepatan distribusi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di berbagai wilayah Indonesia, dengan fokus
PEMERINTAHAN