Sekretaris Daerah Kota Binjai, H. Chairin F. Simanjuntak, S.Sos., M.M., mengikuti Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengendalian Inflasi Daerah yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Republik Indonesia, Senin (16/3). (foto: Ist
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik (BPS), Ateng Hartono, melaporkan bahwa inflasi tahunan pada Februari 2026 tercatat mencapai 4,76 persen.
Kenaikan ini disebabkan oleh beberapa faktor, termasuk normalisasi tarif listrik setelah berakhirnya masa diskon, serta kenaikan harga beberapa komoditas pangan menjelang Idulfitri.
Beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga signifikan di daerah, antara lain cabai rawit, cabai merah, bawang putih, daging ayam ras, gula pasir, dan beras.
Ateng Hartono menegaskan perlunya penguatan data ketersediaan bahan pokok dan pemantauan harga secara intensif untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pasokan pangan menjelang Hari Raya Idulfitri.
Dalam kesempatan tersebut, Pemko Binjai menegaskan komitmennya untuk mendukung upaya pengendalian inflasi daerah.
Pemerintah Kota Binjai berkomitmen untuk terus memperkuat koordinasi lintas sektor guna memastikan bahwa harga bahan pokok tetap stabil dan tersedia dengan cukup menjelang Idulfitri.
Pemko Binjai juga menyatakan akan terus memantau situasi harga bahan pokok di pasar dan memastikan bahwa masyarakat mendapatkan kebutuhan pangan dengan harga yang wajar.
Melalui rapat koordinasi ini, Pemko Binjai menunjukkan kesiapan dalam mengelola stabilitas harga dan menciptakan lingkungan ekonomi yang kondusif menjelang hari besar keagamaan.*