BREAKING NEWS
Senin, 23 Maret 2026

Wali Kota Medan Ajak Warga Perkuat Persatuan dan Kolaborasi untuk Bangun Kota: Idulfitri Momentum Kembali Bersatu

Abyadi Siregar - Senin, 23 Maret 2026 15:44 WIB
Wali Kota Medan Ajak Warga Perkuat Persatuan dan Kolaborasi untuk Bangun Kota: Idulfitri Momentum Kembali Bersatu
Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, saat Salat Idulfitri 1447 Hijriah bersama warga yang digelar Pemerintah Kota (Pemko) Medan pada Sabtu (21/3/2026). (foto: Pemko Medan)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN – Ribuan warga Kota Medan memadati Lapangan Merdeka sejak pagi hari untuk mengikuti Salat Idulfitri 1447 Hijriah yang digelar Pemerintah Kota (Pemko) Medan pada Sabtu (21/3/2026).

Suasana khidmat dan penuh kebersamaan mengiringi pelaksanaan ibadah, yang juga menjadi momen bagi warga untuk merayakan kemenangan setelah sebulan penuh berpuasa.

Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, bersama Wakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap, Sekretaris Daerah Wiriya Alrahman, Ketua TP PKK Kota Medan Ny. Airin Rico Waas, serta jajaran Pemko Medan lainnya turut hadir dalam salat berjamaah.

Baca Juga:

Kehadiran mereka di tengah-tengah masyarakat menambah hangatnya perayaan Idulfitri yang penuh makna.

Dalam sambutannya, Wali Kota Medan, Rico Waas, mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menjadikan Idulfitri sebagai momentum untuk memperkuat persatuan dan kebersamaan, serta membangun Kota Medan ke arah yang lebih baik.

Ia menekankan pentingnya kolaborasi seluruh elemen masyarakat dalam mendorong kemajuan di berbagai sektor, dengan semangat Medan untuk Semua.

"Idulfitri ini menjadi momentum bagi kita semua untuk kembali bersatu, memperkuat kebersamaan, dan bersama-sama membangun Kota Medan yang kita cintai," ujar Rico Waas.

Rico juga menyadari bahwa Kota Medan yang majemuk memerlukan pendekatan yang tidak sederhana untuk menyatukan berbagai elemen masyarakat.

Ia menekankan pentingnya komunikasi yang berkelanjutan dan pendekatan yang tepat kepada setiap kelompok masyarakat.

"Medan ini sangat majemuk, jadi tidak bisa sekali jalan langsung selesai. Ini butuh proses terus-menerus, kita harus merangkul semua elemen dengan cara komunikasi yang berbeda-beda," jelasnya.

Rico Waas juga memaknai Idulfitri sebagai waktu yang tepat untuk melakukan refleksi dan otokritik dalam upaya pembangunan kota.

Ia mengingatkan peristiwa banjir yang sempat melanda sejumlah wilayah di Medan sebagai pengingat untuk lebih memperhatikan lingkungan dan sesama.

"Kita baru saja melewati bencana. Ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk lebih memperhatikan lingkungan dan sesama.

Pembangunan infrastruktur harus diperkuat agar masyarakat lebih berdaya dan kota kita semakin tangguh ke depan," ujarnya.

Wali Kota Medan juga menegaskan bahwa pembangunan harus berorientasi pada kepentingan masyarakat luas, bukan untuk kepentingan pribadi atau kelompok tertentu, agar hasil pembangunan benar-benar dapat dirasakan oleh seluruh warga.

Dalam kesempatan yang sama, Wali Kota Medan juga menyampaikan pesan khusus kepada generasi muda, khususnya Gen Z di Kota Medan.

Ia mengingatkan mereka untuk menjaga diri dari pengaruh negatif serta memanfaatkan teknologi secara bijak.

"Saya ingin mengingatkan kepada generasi muda kita, terutama Gen Z, untuk menjaga diri dari penyalahgunaan narkoba, judi, dan penggunaan teknologi yang tidak produktif. Kita yang harus mengendalikan teknologi, bukan sebaliknya," kata Rico Waas.

Rico Waas berharap semangat Idulfitri yang sarat dengan nilai kebersamaan, keikhlasan, dan saling memaafkan dapat terus terjaga dalam kehidupan sehari-hari, tidak hanya saat hari raya.

Dengan dukungan dan kolaborasi seluruh masyarakat, ia optimistis Kota Medan dapat terus berkembang menjadi kota yang lebih maju, inklusif, dan sejahtera.

"Semoga semangat Idulfitri ini terus kita bawa dalam setiap langkah kita membangun Medan, menjadikan kota ini rumah yang nyaman untuk semua," pungkasnya.

Dalam tausyiah yang disampaikan oleh Khatib Ir. H. Tifatul Sembiring, ia menyampaikan bahwa hari Idulfitri adalah waktu yang penuh berkah, setelah umat Islam menjalani bulan suci Ramadan.

Tifatul juga berharap amal ibadah yang dilakukan selama Ramadan diterima oleh Allah SWT dan menjadikan umat lebih dekat dengan-Nya.

"Mudah-mudahan segala perjuangan amal ibadah kita, rukuk kita, sujud kita, qiyam kita diterima Allah SWT. Semoga kita semakin taqarrub kepada Allah SWT dan mendapatkan derajat taqwa," ujarnya.

Khatib juga berdoa agar umat Indonesia dijauhkan dari segala musibah dan bencana, serta berharap masyarakat dapat menjalani kehidupan dengan penuh kedamaian dan kesejahteraan.*


(ad)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Pawai Takbiran Medan Utara: Ribuan Warga Sambut Idulfitri dengan Semangat Kebersamaan
Ribuan Warga Sambut Idulfitri dengan Penuh Sukacita, Rico Waas: Kita Mulai dari Nol Lagi
Wali Kota Medan Salurkan Zakat ASN Senilai Rp 353 Juta kepada 948 Mustahik: Yang Terpenting Keikhlasan
Pemkot Medan Anggarkan Rp 3,5 Triliun untuk WiFi di 299 Titik pada 2026
Makna Spiritual Idul Fitri: Jangan Hanya Pakaian Baru dan Hidangan, Lakukan Muhasabah
Lebaran Kedua, Plaza Medan Fair Dipadati Warga: Banyak Diskon dan Hiburan Seru!
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru