Apel Perdana Pasca Lebaran, Wali Kota Medan Ajak ASN “Tancap Gas” Bangun Kota
MEDAN Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, memimpin apel perdana pasca libur Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah di halaman Kantor W
PARIWISATA
MEDAN — Pemerintah Kota Medan menemukan kasus anak dengan kondisi gizi buruk di wilayah Kecamatan Medan Denai.
Temuan ini diungkap langsung oleh Wali Kota Medan, Rico Waas, saat memimpin apel perdana usai libur Lebaran di Balai Kota Medan, Rabu, 25 Maret 2026.
Rico mengatakan, anak tersebut berusia 12 tahun dengan berat badan hanya 11 kilogram. Ia menilai kondisi itu tidak seharusnya terjadi di kota besar seperti Medan.Baca Juga:
"Kami menemukan satu keluarga dengan problem yang sejatinya tidak boleh terjadi di kota besar seperti kita ini, yakni seorang anak dengan gizi buruk," kata Rico dalam arahannya.
Menurut dia, faktor ekonomi menjadi salah satu penyebab utama kondisi tersebut.
Anak itu disebut membutuhkan penanganan serius, termasuk tambahan darah dan perawatan intensif.
Rico mengakui hingga kini Pemerintah Kota Medan belum memiliki data akurat mengenai jumlah anak yang mengalami gizi buruk di wilayahnya.
Karena itu, ia memerintahkan seluruh aparatur kewilayahan, mulai dari camat hingga lurah, untuk segera melakukan pendataan menyeluruh.
"Berikan data anak-anak di Kota Medan yang memiliki potensi gizi buruk. Ini harus menjadi perhatian kita bersama," ujar politikus Partai NasDem tersebut.
Ia menegaskan, pemerintah kota tidak ingin ada lagi kasus gizi buruk yang dapat mengancam kesehatan, bahkan keselamatan jiwa anak-anak di Medan.
Momentum pasca-Ramadan, menurut Rico, harus dimanfaatkan oleh seluruh aparatur sipil negara untuk meningkatkan kinerja, khususnya dalam menangani persoalan sosial yang mendesak seperti kesehatan anak.
"Kami tidak ingin ada anak di Medan terkena gizi buruk. Ini tidak boleh terjadi lagi," kata dia.*
(d/ad)
MEDAN Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, memimpin apel perdana pasca libur Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah di halaman Kantor W
PARIWISATA
JAKARTA Wacana penghematan energi bukan hanya menjadi perhatian Indonesia. Di tengah gejolak pasokan minyak dan gas global, sejumlah neg
EKONOMI
JAKARTA Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, menyoroti sejumlah kendala utama dalam penanganan pascabencana di wilayah dataran rendah S
PERISTIWA
JAKARTA Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi PDIP, TB Hasanuddin, menegaskan bahwa kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Aktivitas pertambangan emas di Martabe, Sumatera Utara, kembali berjalan setelah Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) mengembalika
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) merespons kritik keras Masyarakat Antikorupsi Indonesia (MAKI) terkait perubahan status tahan
HUKUM DAN KRIMINAL
BOGOR Seorang mitra Badan Gizi Nasional (BGN), Hendrik Irawan, menjadi sorotan publik setelah mengunggah video dirinya berjoget di dalam
NASIONAL
MEDAN Sekretaris Daerah Kota Medan, Wiriya Alrahman, dijadwalkan memasuki masa pensiun pada Juli 2026. Menjelang berakhirnya masa jabata
PEMERINTAHAN
MEDAN Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat adanya puluhan titik panas di sejumlah wilayah Sumatera Utara pada R
PERISTIWA
MEDAN Direktorat Reserse Narkoba Kepolisian Daerah Sumatera Utara menggagalkan upaya penyelundupan narkotika skala besar di jalur perair
HUKUM DAN KRIMINAL