Kemlu Respons Kabar Nota Keberatan Negara Tetangga soal Karhutla
JAKARTA Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI merespons kabar negara tetangga yang disebut mengirim nota keberatan akibat dampak asap kebak
NASIONAL
MEDAN – Wakil Wali Kota Medan, H. Zakiyuddin Harahap, menerima audiensi pihak Dana Pensiun Pegawai PT Bank Sumut di ruang kerjanya pada Selasa (31/3/2026).
Dalam pertemuan yang berlangsung produktif tersebut, dibahas sejumlah isu terkait pengelolaan aset lahan milik Dana Pensiun Bank Sumut yang hingga saat ini belum dapat dimanfaatkan secara maksimal.
Beberapa perwakilan Dana Pensiun Bank Sumut yang hadir dalam audiensi tersebut adalah Ketua Dewan Pengawas Dana Pensiun, Hadi Sucipto, serta pengurus lainnya seperti Hifzan Lubis dan Agung Sentosa.Baca Juga:
Selain itu, Direktur PT MTJ, Jamal, yang merupakan anak usaha dari Dana Pensiun Bank Sumut, turut menyampaikan aspirasi terkait penggunaan lahan yang terletak di Jalan Eka Rasmi, Kecamatan Medan Johor.
Dalam paparan yang disampaikan, pihak Dana Pensiun Bank Sumut mengungkapkan bahwa lahan yang terletak di kawasan Medan Johor tersebut memiliki status sebagai Ruang Terbuka Hijau (RTH), sehingga tidak dapat digunakan untuk kepentingan komersial seperti pembangunan gedung atau proyek lainnya.
Meskipun lahan tersebut tidak dapat dimanfaatkan sesuai rencana awal, Dana Pensiun Bank Sumut tetap harus menanggung kewajiban pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) setiap tahunnya, yang membuat pengelolaan lahan ini menjadi beban finansial.
Namun, pihak Dana Pensiun Bank Sumut menyatakan bahwa lahan tersebut masih memiliki potensi yang cukup besar untuk dimanfaatkan sebagai kawasan resapan air.
Oleh karena itu, mereka menawarkan kepada Pemko Medan untuk membeli lahan tersebut agar dapat dimanfaatkan sesuai dengan kebutuhan kota.
Menanggapi tawaran tersebut, Wakil Wali Kota Medan, H. Zakiyuddin Harahap, menyampaikan apresiasi atas inisiatif yang diusulkan oleh pihak Dana Pensiun Bank Sumut.
Dalam kesempatan itu, Zakiyuddin mengungkapkan bahwa Pemko Medan akan mempertimbangkan dengan serius pembelian lahan tersebut, terutama jika lahan tersebut dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan resapan air yang sangat dibutuhkan Kota Medan.
"Keberadaan kawasan resapan air di Medan sangat penting sebagai upaya kita untuk mengatasi masalah banjir yang sering kali melanda kota ini. Pemko Medan tentu saja akan mengkaji lebih lanjut potensi lahan ini untuk dijadikan kawasan resapan air. Jika memang layak dan memberikan manfaat bagi kepentingan umum, kami tidak menutup kemungkinan untuk melakukan pembelian," ujar Zakiyuddin.
Wakil Wali Kota juga menambahkan, Pemerintah Kota Medan tengah fokus pada peningkatan kualitas lingkungan hidup melalui pengelolaan ruang terbuka hijau yang optimal.
Menurutnya, salah satu langkah yang dapat diambil adalah memperbanyak kawasan resapan air untuk mengurangi risiko banjir serta meningkatkan kualitas udara di kota.
Sementara itu, Plt. Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kota Medan, Muhammad Ashari Lubis, yang turut mendampingi Zakiyuddin dalam audiensi ini, menyatakan bahwa Pemko Medan akan melakukan kajian teknis mengenai kelayakan lahan tersebut untuk dijadikan kawasan resapan air.
Kajian ini akan melibatkan sejumlah pihak terkait, termasuk Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) serta ahli perencanaan tata ruang.
Pemko Medan berharap pembelian lahan tersebut, jika disetujui, dapat menjadi langkah strategis dalam mengurangi dampak banjir yang kerap mengganggu aktivitas warga Medan.
Dengan adanya kawasan resapan air yang lebih banyak, diharapkan mampu menyerap air hujan lebih efektif, serta menjaga kestabilan lingkungan kota.
Seiring dengan hal ini, Pemerintah Kota Medan berkomitmen untuk terus memperhatikan isu-isu lingkungan, serta memberikan solusi terbaik dalam pengelolaan aset dan ruang terbuka hijau yang ada di wilayah tersebut.*
(ad)
JAKARTA Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI merespons kabar negara tetangga yang disebut mengirim nota keberatan akibat dampak asap kebak
NASIONAL
PURWOKERTO Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap dugaan praktik jual beli kursi mahasiswa baru di Universitas Jenderal Soedirman (
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto bertolak menuju Kalimantan pada Sabtu (22/8/2026) untuk mengecek sekaligus memimpin langsung penanganan
NASIONAL
JAKARTA Harga sejumlah kebutuhan pangan mengalami kenaikan pada Sabtu (22/8/2026). Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis
EKONOMI
JAKARTA Badan Pusat Statistik (BPS) menegaskan desil 110 dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) bukan ukuran mutlak untuk
EKONOMI
MANGGARAI TIMUR Relawan sekaligus pendiri Yayasan Gerak Bareng, Ahmad Zaki Ali (41), meninggal dunia saat menjalankan misi kemanusiaan mem
NASIONAL
JAKARTA Harga emas Antam hari ini kembali menguat. Harga emas batangan 24 karat naik Rp15.000 per gram menjadi Rp2.740.000 per gram pada p
EKONOMI
JAKARTA Anggota Komisi VIII DPR Hetifah Sjaifudian meminta pemerintah segera mengevaluasi status kedaruratan kebakaran hutan dan lahan (ka
NASIONAL
NIAS SELATAN Gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 3,3 mengguncang Kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara, Sabtu (22/8/2026) pagi. Gempa te
PERISTIWA
KUPANG Aktivitas gempa bumi susulan setelah gempa utama magnitudo (M) 7,7 yang mengguncang Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), masih berlan
NASIONAL