Baru Sebulan Menjabat, Kapolda Aceh Tuai Pujian Pengamat USK usai Solar Subsidi Tak Lagi Langka
BANDA ACEH Pengamat kebijakan publik sekaligus akademisi Universitas Syiah Kuala (USK), Dr. Nazrul Zaman, mengapresiasi membaiknya keter
PEMERINTAHAN
MEDAN – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor sebagai strategi utama dalam mempercepat pembangunan daerah.
Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, akademisi, dunia usaha, serta masyarakat dinilai menjadi kunci agar program prioritas dapat berjalan efektif dan dirasakan manfaatnya secara luas.
Hal tersebut disampaikan Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sumut Ardan Noor dalam dialog interaktif RRI Medan, Selasa, 14 April 2026, dalam rangka Hari Jadi ke-78 Provinsi Sumatera Utara.Baca Juga:
Ardan mengulas tema peringatan HUT ke-78 Sumut, "Satu Kolaborasi Sejuta Energi", yang menurutnya mencerminkan semangat kebersamaan dalam mendorong pembangunan daerah.
"Satu kolaborasi mencerminkan sinergi yang solid antara pemerintah, dunia usaha, stakeholder, akademisi, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan di Provinsi Sumut," kata Ardan.
Ia menegaskan bahwa kolaborasi menjadi fokus utama karena dapat menjadi energi besar yang mempercepat pencapaian target pembangunan.
Menurutnya, pendekatan tersebut dilakukan melalui komunikasi dan sosialisasi yang efektif agar seluruh kepentingan dapat terakomodasi.
Selain itu, kolaborasi juga dinilai penting untuk mengurangi potensi konflik kebijakan, mencegah tumpang tindih program, serta memastikan pembangunan berjalan inklusif dan merata.
Dari kalangan akademisi, Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sumatera Utara (USU) Hatta Ridho menilai konsep kolaborasi sejalan dengan nilai gotong royong yang telah lama menjadi bagian dari budaya masyarakat Indonesia.
Ia menyebut, dalam pendekatan pembangunan modern, masyarakat tidak lagi diposisikan sebagai objek, melainkan sebagai subjek yang berperan aktif.
"Kalau masyarakat dulu sebagai objek, sekarang sebagai subjek. Artinya masyarakat harus berperan aktif, bukan hanya pasif," ujarnya.
Hatta menambahkan, pembangunan merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat melalui konsep collaborative governance.
Model ini menempatkan seluruh pihak memiliki peran dalam proses pembangunan.
"Kalau sudah bersatu maka akan menghasilkan energi yang tidak terbatas," kata dia.*
(ad)
BANDA ACEH Pengamat kebijakan publik sekaligus akademisi Universitas Syiah Kuala (USK), Dr. Nazrul Zaman, mengapresiasi membaiknya keter
PEMERINTAHAN
ACEH UTARA Komandan Korem (Danrem) 011/Lilawangsa Kolonel Inf Teuku Mustafa Kamal bersama Komandan Kodim (Dandim) 0103/Aceh Utara Letkol
NASIONAL
MEDAN Unit Reskrim Polsek Sunggal menangkap seorang pria berinisial SS alias Sendi (29), yang diduga terlibat dalam pencurian sepeda mot
HUKUM DAN KRIMINAL
BINJAI Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Binjai bersama seluruh Pengurus Anak Cabang (PAC) seKota Binjai menggelar kegiat
PERISTIWA
MEDAN Batalyon Parako 463 Pasgat menggelar Korpasgat Charity Run bersama Resimen Arhanud I Pasgat dalam rangka memperingati Hari Ulang T
NASIONAL
BANDA ACEH Sejumlah wilayah di Provinsi Aceh diprakirakan mengalami hujan ringan pada Senin (26/10/2026). Berdasarkan data prakiraan cua
NASIONAL
MEDAN Cuaca di sejumlah wilayah Sumatera Utara (Sumut) diprakirakan didominasi kondisi berawan pada Senin (26/10/2026). Sebanyak tujuh k
NASIONAL
JAKARTA Cuaca di sejumlah wilayah DKI Jakarta dan Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu diprakirakan berawan pada Senin (26/10/2026).
NASIONAL
BANDUNG Sejumlah wilayah di Jawa Barat diprakirakan mengalami hujan dengan intensitas bervariasi pada Senin (26/10/2026). Kabupaten Bogo
NASIONAL
YOGYAKARTA Seluruh wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) diprakirakan mengalami hujan ringan pada Senin (26/10/2026). Suhu udara di l
NASIONAL